Pemkot Kendari Tak Tegas, Kios-kios di Lahan Milik PT Kurnia Sulawesi Karyatama Tak Ditertibkan

0
364
Kios-kios yamg berdiri di atas lahan milik PT Kurnia Sulawesi Karyatama tidak ditertiblan oleh Sat Pol Pp Kota Kendari. Foto : Istimewa

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Rabu (18/7) melakukan penertiban terhadap para pedagang yang menempati Pasar Panjang.

Namun sayangnya, sikap Pemkot Kendari dalam melakukan penertiban terhadap ratusan kios pedagang terkesan tebang pilih, sebab kios-kios yang berada di lahan milik PT Kurnia Sulawesi Karyatama tidak dibongkar.

Padahal, dalam surat edaran Pemkot Kendari bernomor : 511.2 /483 tertanggal 17 Juli 2018, dengan jelas di instruksian agar Ibu Djamalianingsih (PT Kurnia Sulawesi Karyatama) dan seluruh pedagang di seputaran Pasar Panjang untuk pindah ke Pasar Sentral Wuawua yang disiapkan pemerintah.

Surat Edaran Pemkot Kendari.

Sikap Pemkot Kendari tersebut menuai protes dari kalangan para pedagang yang kiosnya di bongkar paksa dan dirobohkan dengan excavator.

“Kenapa pasarnya Bu Lilis (PT Kurnia Sulawesi Karyatama) tidak dibongkar,” ujar beberapa pedagang dengan rasa penuh kekecewaan.

Ditempat berbeda, Politisi Partai Golkar Kota Kendari, La Ode Ashar menyayangkan sikap Pemkot Kendari yang tidak tegas dalam melakulan penertiban.

“Langkah Pemerintah dalam menertibkan pedagang kita apresiasi namun harus tegas, jangan tebang pilih. Penertiban harus dilaksanakan dengan menyeluruh, kalau tebang pilih itu tidak akan menyelesaian persoalan, pemerintah harus tegas, jangan ada yang di istimewakan,” ujar La Ode Ashar, saat dikonfirmasi via seluler.

Pantauan anoatimes.id, kios-kios yang berada di lahan milik PT Kurnia Sulawesi Karyatama dipagari seng keliling, sehingga lolos dari penertiban. Sementara iti, Kasat Pol Pp Kota Kendari, Amir Hasan yang coba di konfirmasi via seluler belum bisa tersambung.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here