Pemkot Tolak Cabut Pembatasan Jam Malam

oleh -21 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – DPRD Kota Kendari meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari agar mencabut surat edaran wali kota mengenai pembatasan jam malam.

Saat rapat dengar pendapat dengan UMKM, Selasa (22/9/2020), Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kendari Andi Sulolipu mengungkapkan, surat edaran tersebut sangat merugikan pelaku usaha di kota Kendari yang beroperasi sampai malam hari.

Menanggapi permintaan DPRD. Pemkot melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Hj. Nahwa Umar menyatakan menolak mencabut surat edaran tersebut

Dia menjelaskan, surat edaran pembatasan jam malam dibuat pemkot untuk melindungi masyarakat dari pandemi Covid-19.

“Tidak bisa begitu kita cabut (surat edaran) itu. Siang malam kita dudukkan membahasnya. Tapi demi kepentingan masyarakat yang lebih besar, maka pilihannya adalah itu,” ucapnya di ruangan kerjanya, Jumat (25/9/2020).

Dengan makin meningkatnya angka penularan Covid-19 di kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan sekarang rumah sakit dan ruang isolasi sudah penuh diisi orang-orang yang terinfeksi Covid-19 ikut membuat provinsi dan pemkot kewalahan.

“Silakan saja protes, tapi itu kan untuk kepentingan masyarakat lebih luas bukan untuk kepentingan segelintir orang,” katanya.

Nahwa Umar menyarankan pada pelaku usaha khususnya yang buka usahanya di malam hari, sebaiknya memajukan jadwal operasionalnya mulai jam enam malam.

“Kalau sudah diatur pembatasannya hanya sampai jam sepuluh malam. Mereka bisa bikin pengumuman buka mulai jam enam malam atau setelah salat Magrib sampai jam sepuluh malam,” sarannya.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •