Pemprov Sultra Bentuk Tim Terpadu Awasi 27 Perusahaan Tambang yang di Sanksi

oleh -260 views
Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas
  • 26
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    26
    Shares

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra telah memberikan sanksi kepada 27 perusahaan pertambangan yang bandel. Dari 27 perusahaan tambang itu terbagi dua sanksi yang diberikan yakni sanksi penghentian aktivitas sementara dan penghentian aktivitas sepenuhnya.

Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas kepada anoatimes.id saat dijumpai usai menghadiri Rapat Evaluasi Pendamping Desa Se-Sultra di salah satu hotel di Kota Kendari mengatakan untuk mengawasi 27 perusahaan yang diberikan sanksi, pemerintah saat ini sudah membentuk tim terpadu.

Baca Juga : Ali Mazi: PT Antam Harus Bermohon Eksekusi

“Bahkan kita sudah membentuk tim terpadu untuk mengawasi mereka (27 perusahaan tambang),” ucapnya, Kamis (20/12)

Lukman Abunawas menjelaskan bila dalam pengasawannya kedepan, tim terpadu mendapatkan ada salah satu atau lebih perusahaan pertambangan yang sudah diberikan saksi masih membandel, maka pemrov bakal memberikan sanksi tegas.

“Sanksinya bisa dihentikan sama sekali aktivitasnya perusahaannya, dan akan ditarik,” tegas Lukman Abunawas.

Orang nomor dua di Provinsi Sultra itu mendukung langkah pemberian sanksi kepada 27 perusahan tambang yang bandel, sebab kata Lukman Abunawas diantara 27 perusahan itu tidak menjalankan kewajibannya seperti tidak adanya kantor cabang di Ibu Kota Provinsi.

“Memang sudah seharusnya 27 perusahaan tambang mendapat teguran. Kami mendukung langka rekomendasi ini. Gubernur, Kapolda, Kejati dan Biro hukum pemprov sedang menyusun regulasinya,” ungkapnya.

Berikut perusahaan-perusahaan yang mendapat sanksi diantaranya 12 perusahaan tambang yang dihentikan sementara produksinya karena masalah tehnis yakni :

  • PT Bososi Pratama.
  • PT Sultra Jembatan Emas.
  • PT Sriwijaya Raya.
  • PT Wanahon Anoa Indonesia.
  • PT almhariq.
  • PT Celebesi Mulia Utama.
  • PT Multi Bumi Sejahtra.
  • PT Visi Deptindo.
  • PT Wara Kiarana Bakti.
  • PT Babarina Putra Sulung.
  • Samiri S.sos (perseorangan).
  • PT Wahyu Putra Sultra.

Dan 15 perusahaan tambang lainnya karena persoalan administrasi antara lain:

  • PT Bumi Sentosa Jaya.
  • PT Karya Alam Abadi.
  • PT Mega Tambang Nikel.
  • PT Buton Lime Stone Utama.
  • PT Dioman Alfa Propertindo.
  • PT Batumas Segitiga Moramo.
  • PT Tolakindo Mining Resource.
  • CV Mappakaraeng.
  • PT Risqi Perdana.
  • Rusdin (Perseorangan).
  • PT. Wirsha Mineral Indonesia.
  • Ramlansyah (Perseorangan).
  • PT Bumi Alam Semesta.
  • PT Konawe Bumi Sejahtra (perusahan tambang batuan dan mineral bukan logam).

Laporan : Jayusman

  •  
    26
    Shares
  • 26
  •  
  •  
  •  
  •  
  •