Pemprov Sultra Raih WTP, BPK Sebut Belum Tentu Bebas Masalah

oleh -5 views
BPK RI Perwakilan Sultra menyerahkan hasil pemeriksaan keuangan Pemprov Sultra tahun anggaran 2018 kepada Pj Sekda Sultra Laode Mustari di Gedung DPRD Sultra, Selasa (28/5/2019). Foto: Jayusman / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES,ID. KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke enam kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sultra.

Hal itu disampaikan langsung oleh Auditor Utama Keuangan Negara IV BPK RI Laode Nusriadi, saat memberikan sambutan penyerahan hasil laporan keuangan Pemprov Sultra tahun anggaran 2018, di Gedung DPRD Sultra, Selasa (28/5/2015).

Namun kesuksesan Pemprov Sultra dibawah kepemimpinan Ali Mazi dan Lukman Abunawas mendapatkan hadiah WTP, tidaklah menjamin bebas dari permasalahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Diungkapkannya dari hasil pemeriksaan BPK Sultra masih ditemukan beberapa permasalahan.

“Permasalahan-permasalahan tersebut meskipun tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap kewajaran laporan keuangan. Namun hendaknya menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara,” terangnya.

Laode Nusriadi menyebutkan permasalahan itu diantaranya penyajian laporan keuangan BLUD RSUD Bahteramas belum tertib, terdapat saldo investasi permanen penyertaan modal Pemprov Sultra pada PD Percetakan Sultra tidak dapat diakui kewajarannya.

“Kesalahan penganggaran belanja modal serta belanja barang dan jasa OPD, dan terakhir belanja jasa konsultasi dianggarkan pada belanja barang dan jasa serta belanja modal pada tiga OPD tidak sesuai ketentuan,” paparnya.

Untuk itu Laode Nusriadi meminta hasil pemeriksaan keuangan akan lebih bermanfaat, apabila diikuti dengan tindak lanjut sebagaimana direkomendasikan BPK Sultra.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara wajib menindaklanjuti selambat-lambatnya 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima,” sarannya.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •