Pendaftaran Siswa Baru SMA Berbasis Online, SMAN 4 Kendari Beri Kemudahan

oleh -134 views
Kepala SMAN 4 Kendari, Ruslan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Memasuki tahun ajaran baru di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) kini berbasis online. Dengan demikian para calon murid diharuskan melakukan pendaftaran tidak lagi secara manual melainkan dengan sistem online.

Perubahan sistem tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua maupun wali calon murid yang asing dengan sistem tersebut. Melihat kondisi tersebut, salah satu SMA di Kota Kendari yakni SMA 4 Kendari memberikan kemudahan kepada para orang tua maupun wali murid yang tidak paham dengan sistem online.

Kepala SMA 4 Kendari, Ruslan kepada wartawan mengatakan kuota PPBD Tahun Ajaran 2020/2021 di sekolah yang dipimpinnya sebanyak 432 orang, terbagi ke dalam 12 rombongan belajar (Rombel) yang diusul.

“Kebijakan PPDB online berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang merupakan turunan dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) 2020,” ujar Ruslan, Senin (22/6/2020).

Ruslan menuturkan, pihaknya selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik pada PPDB online. Dan apabila ada orang tua atau wali calon murid yang memilik keterbatasan Teknologi Informasi (IT), maka panitia PPDB siap memfasilitasi.

“Kita juga membuka ruang kepada orang tua yang tidak bisa online atau Gaptek mendaftarkan anak-anaknya di SMAN 4 Kendari, cukup membawa berkas dan sampai tahap verifikasi berkas dibantu,” katanya.

Lanjut Ruslan menambahkan dengan adanya kemudahan tersebut diharapkan bisa meminimalisir anggapan orang tua yang enggan memasukan anaknya di sekolah karena keterbatasan IT atau Gaptek.

“Untuk memperlancar proses PPDB, panitia menyediakan 10 loket yang berfungsi untuk memudahkan verifikasi dokumen yang memenuhi ketentuan pendaftaran yang dijadwalkan sampai 4 Juli 2020.

Setelah peserta didik dinyatakan lulus dan diterima di SMAN 4 Kendari, kata Ruslan, akan dibagi ke dalam tiga jurusan, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa.

“Untuk meminimalisir kekeliruan di PPDB saya sudah lakukan pengarahan terlebih dahulu. Dan saya selalu ingatkan jangan coba-coba keluar dari aturan yang sudah ditetapkan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB ini,” pungkasnya.

Laporan: Rizky

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •