Peringati HUT Busel Ke-5, Pemerintah Desa Lampanairi Siap Sukseskan Program Pemerintah

oleh
Pj Kepala Desa Lampanairi, Waode Lizaama

ANOATIMES.ID, BUSEL – Hari jadi Kabupaten Buton Selatan (Busel) yang memasuki tahun ke 5 (lima) pada tanggal 24 juli 2019, Pemerintah Desa Lampanairi Kecamatan Batauga terus menggenjot Pembangunan Desa diberbagai bidang.

Pj Kepala Desa Lamapanairi, Waode Lizaama mengatakan upaya menggenjot pembangunan di Desa dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Busel  2017-2022 dibawah kendali Bapak Plt Bupati H. La Ode Arusani, yakni Terwujudnya Kabupaten Busel sebagai pusat pertumbuhan baru melalui optimalisasi sumber daya lokal menuju masyarakat yang sejahtera, mandiri dan bermartabat.

Ibu Srikandi yang juga sebagai Koordinator Pajak Bumi dan Bangunan pada Kecamatan Batauga ini mengungkapkan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipercaya oleh Bupati sebagai Pj Kepala Desa, harus berusaha maksimal dalam melaksanakan apa yang menjadi Program Pemerintah Kabupaten Busel sehingga dapat singkron antara apa yang menjadi kebutuhan masyarakat desa.

“Kegiatan yang diprogramkan di desa harus terintegrasi dengan rencana pembangunan pada tingkat kabupaten sehingga anggaran tidak mubazir dan sia – sia,  karena jika hal ini tidak kita konndisikan, maka akan terjadi penganggaran yang tumpang tindih atau doble” ungkapnya.

Lanjutnya, bahwa seiring dengan peringatan hari jadi Kabupaten Busel yang ke 5 pihaknya terus menyukseskan sejumlah program pembangunan di Desa Lampanairi baik program pembangunan dari Pemerintah Kabupaten maupun program pembangunan yang anggarannya dari APBDes

“Saya bersama Jajaran Pemerintah Desa Lampanairi, tengah menggenjot beberapa program Pemerintah Kabupaten seperti Program Bedah Rumah bagi Masyarakat maupun Program yang sumber anggaranya dari Dana Desa yang termuat dalam Apbdes Tahun Anggaran 2019” tuturnya.

Waode Lizaama menambahkan pada tahun anggaran 2019 pihaknya bersama aparat dan BPD Desa Lampanairi telah menetapkan Anggaran pendapatan dan belanja Desa (APBDes)  sebanyak Rp. 1.479.036.000 yang bersumber dari Dana Desa (DD)  Sebesar Rp. 861.289.000 dan Alokasi Dana Desa (ADD)  sebesar Rp. 617.748.000.

Dari total anggaran tersebut di dialokasikan sebanyak Rp. 234.900.000 untuk Belanja penghasilan dan Tunjangan Kepala Desa dan perangkatnya Belanja Penyediaan jaminan sosial bagi Kepala Desa dan Perangkat sebanyak Rp. 9.583.500,- Belanja Operasional Pemerintah Desa sebesar Tp. 24.510.000,- Tunjangan dan Operasional Badan Perwakilan Desa (BPD)  sebanyak Rp. 28.900.000,- Belanja penyediaan Sarana perkantoran sebesar Rp. 32.800.000,- Belanja penyelenggaraan PAUD/TK/TPA sebanyak Rp. 12.000.000.

Sementara itu untuk belanja barang dan jasa  adalah Pemeiharaan sarana dan prasarana PAUD/TK 1 unit sebanyak Rp. 130.253.500,-  Penyelenggaraan Posyandu sebanyak Rp. 21.000.000,-Penyuluhan dan pelatihan Bidang kesehatan bagi kader kesehatan sebanyak Rp. 8.462.000,-Kegiatan pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan tradisional sebanyak Rp. 3.600.000,-,Untuk Belanja Modal dialokasikan Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa sebesar Rp. 36.000.000.

“Untuk kegiatan Pembangunan Talud pemecah ombak mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp. 612.538.000  Pengadaan pipa air bersih sebanyak Rp 35.000.000,- Pengadaan bantuan bibit perikanan sejumlah Rp. 163.200.000,- dan peningkatan produksi tanaman pangan senilai Rp. 25.000.000,” tururnya.

Laporan : Awi