Peringati HUT RI ke-74, Desa Suka Damai di Mubar Gelar Lomba Panjat Pinang

oleh -12 views
Keceriaan anak - anak di Desa Sukai Damai saat bekerjasama memanjat pinang
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, MUBAR – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74, Desa Suka Damai, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar lomba panjat pinang.

Lomba tersebut diikuti oleh dua kategori yakni untuk tingkat anak-anak dan umum atau dewasa. Lomba ini juga dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Suka Damai, Sabtu (10/8/2019).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Suka Damai, Burhanuddin Wahid mengatakan kegiatan ini setiap tahun diselenggarakan oleh warga sekitar, sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada para pahlawan. Lanjut dia, antusias warga dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh desa sangat antusias sekali, senang dan terhibur.

“Dengan kegiatan lomba panjat pinang tingkat anak-anak dan umum sudah menjadi kegiatan tahunan warga desa Suka Damai. Kegiatan ini juga kita lakukan bukan hanya semata-mata merayakan HUT RI, tetapi yang diperlukan kebersamaan masyarakat dalam menyonsong hari kemerdekaan kita,” kata Burhanuddin saat ditemui di tempat pelaksanaan lomba.

Kata Burhanuddin, bukan hanya lomba panjat pinang yang dilaksanakan didesanya, tetapi juga berbagai lomba yakni sepak bola, bola voli, sepak takraw, bola gotong, dan bola dangdut. Walaupun hadiahnya tidak, tetapi masyarakat sangat antusian mengikuti lomba tersebut.

“Jadi hadiah yang menarik yang disiapkan dari karang taruna desa Suka Damai seperti kipas angin, dispenser, termasuk uang pembinaan dan masih banyak hadiah lainnya,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini, dirinya berharap dapat memperkuat hubungan sosial kemasyarakatan antar warga desa serta memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Selain itu, memupuk rasa nasionalisme sebagai anak bangsa dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kita ketahui di desa ini bisa di bilang Indonesia mini, sebab segala suku, agama ras dan adat ada di sini. Mulai dari suku Muna, Bali, Jawa, Sunda, Bugis dan sebagainya,” tutupnya.

Laporan : Dery

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •