Petugas Lapas Kendari Temukan Puluhan Handphone Milik Napi

oleh -128 views
Kepala Keamanan Lapas Kelas II A Kendari, Teja saat memperlihatkan puluhan handphone hasil sidak ruang sel para napi. Puluhan handphone tersebut dimasukan ke dalam akuarium. Foto : Awi / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Handphone merupakan barang terlarang yang tidak boleh di miliki oleh Narapidana, namun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Kendari, petugas Lapas menemuka puluhan Handphone yang dimiliki oleh para Napi.

Kepala keamanan Lapas Kelas II A Kendari, Teja mengatakan puluhan handphone yang dapat dari para Napi tersebut merupakan hasil dari sidak yang dilakukan selama November 2017 hingga Februari 2018.

“Saya bertugas disinikan sejak November 2017, dan sejak saat itu kami melaksanakan sidak hinga Februari 2018 ini, Alhasil puluhan handphone berhasil diamankan,” ujar Teja, akhir pekan lalu.

Lanjut, Teja mengatakan puluhan barang bukti handphone yang ditemukan petugas langsung dimasukan ke dalam akuarium. Itu dilakukan untuk menghindari praduga dari para napi bahwa petugas ingin memiliki handphone mereka.

“Untuk menghindari praduga napi ke petugas, handphone yang di dapat langsung dimasukan ke ember berisikan air di depan para napi, dan selanjutnya dimasukan ke akuarium,” katanya.

Menurut Teja, alasan para napi menyembunyikan handphone untuk dapat berkomunikasi dengan keluarga mereka.

“Alasannya agar mereka dapat berkomunikasi dengan keluarga, ada juga yang beralasan bahwa handphone yang di dapat merupakan milik Napi yang lalu-lalu,” tuturnya.

Dari Mana para Napi Mendapatkan Handphone?

Akses masuk ke dalam Lapas Kelas II A Kendari terbilang ketat, kemungkinan handphone dimasukan oleh para tamu atau pengunjung dari luar sangatlah kecil, disebabkan para pengunjung harus melewati alat pendeteksi X-Ray dan beberapa kali tahapan pemeriksaan berlapis oleh petugas lapas.

Teja tidak manampik bahwa hingga saat ini asal muasal handphone yang dimiliki oleh para napi masih belum bisa diungkap oleh Lapas Kendari, apakah handphone tersebut di masukan oleh pengunjung saat berkungjung atau ada oknum Lapas Kendari yang bermain.

“Sampai sekarang kami masih menelusuri, yang jelas pasti itu oknum, tidak mungkin Handphone itu jalan kesitu. Oknum bisa kalau dari anggotaku sendiri bisa, cuma persoalan kita disini ada tiga UPT, UPT Perempuan, Laki-laki dan Anak,” tuturnya.

Lanjut, Teja menegaskan pihak Lapas Kelas II A Kendari menyiapkan sanksi yang tegas bagi para napi yang kedapat memiliki handphone. Sanksi tegasnya itu bisa saja dilakukan pencabutan PB (pembebasan bersyarat).

“Apabila tertangkap tangan napinya kita panggil, kita buatkan berita acara, telusuri dari mana handphone itu. Lalu napi buat pernyataan dan kita serahkan ke Kamtib untuk tidak mengulanginya, sanksinya kita masukan ke ruang isolasi, terberat bisa pencabutan PB (pembebasan bersyarat),” ungkapnya.

“Kalau sanksi untuk oknum petugas yang terbukti memasukan Handphone ke para napi, itu bisa langsung di tanyakan ke Kalapas, soalnya saya bagian keamanan,” tuturnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •