Pimpinan KPK: OTT Asrun dan ADP Bukan Kepentingan Politis

oleh -2 views
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan. Sumber Foto : Kaltim.Tribunnews.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap calon gubernur Sultra Asrun dan Wali Kota Kendari Non Aktif Adriatma Dwi Putra (ADP) bersifat politis.

Bantahan itu disampaikan langsung Wakil Ketua KPK Basariah Panjaitan, usai kegiatan Rapat Koordinasi dan Supervisi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Sultra, di Aula Bahteramas, Rabu (28/3), kemarin.

“KPK menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi bersifat obyektif, OTT KPK bukan kepentingan politis walaupun saat dilakukan OTT lagi dalam suasana pilkada. Tentang ADP, kami KPK pastikan penangkapan ini tidak ada kepentingan politis atau kepentingan apapun,” bantahnya.

Basariah mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan pilkada serentak, tetapi KPK tidak bisa membiarkan calon kepala daerah yang sudah dibidik KPK bebas tanpa ditindak.

“KPK menargetkan calon kepala daerah jauh sebelum yang bersangkutan maju di pilkada. Kami memprosesnya sudah bertahun-tahun,” katanya.

“Ini sungguh tindak lanjut KPK dari laporan masyarakat tentang adanya indikasi suap. Masyarakat akan marah kalau KPK tidak menindak,” jelasnya.

Bagi KPK, lanjut Basariah menjelaskan dengan adanya OTT ini masyarakat jadi tahu dan hati-hati siapa yang akan mereka pilih nanti.

Mengenai perkembangan kasus Asrun dan ADP, Basariah menyatakan belum bisa menyimpulkan ada tidaknya indikasi mengarah calon tersangka lainnya, sebab masih dalam proses pengembangan tim penyidik yang ada di KPK.

Laporan: Man

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •