PLN Bantah Subsidi Silang dan Kenaikan Tarif Listrik

oleh -224 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – PT. PLN area Kendari membantah asumsi di tengah masyarakat bahwa tagihan listrik mahal dikarenakan adanya subsidi silang. Dimana pelanggan nonsubsidi mensubsidi listrik pada pelanggan yang disubsidi.

Manager Pemasaran dan Pelayanan PLN UP3 Kendari, Muhammad Asmad mengatakan yang ada hanya stimulus diberikan pemerintah dalam bentuk subsidi diskon 50 persen bagi pelanggan daya 900 VA dan listrik gratis untuk pelanggan 450 VA.

“Mungkin itu hanya asumsi saja orang-orang di sisi lain pelanggan ini naik (tagihan listriknya) dan di sisi lain ada orang digratiskan atau dapat diskon sehingga dirasa jangan sampai ini ada subsidi silang” ucapnya usai mengikuti rapat di DPRD Kota Kendari, Kamis (11/6/2020).

Muhammad Asmad mengatakan sampai sekarang pelanggan nonsubsidi tagihan listriknya berjalan normal. PLN kata dia, tidak berani melakukan subsidi silang karena PLN diawasi pemerintah, DPR, BPK, dan BPKP.

Mengenai keluhan masyarakat terkait kenaikan tagihan listrik di masa pandemi Covid-19. Muhammad Asmad memastikan
dari tahun 2017 sampai sekarang tarif listrik belum pernah naik.

“Kami pastikan tidak ada kenaikan listrik karena kenaikan tarif listrik itu kebijakan pemerintah. PLN tidak punya kewenangan menaikkan tarif listrik,” ujarnya.

Dia menjelaskan pemakaian yang melonjak membuat tagihan listrik naik bisa dikarenakan penggunaan harian di tengah pemberlakuan sosial berskala besar (PSBB)
masyarakat bekerja dan anak-anak bersekolah di rumah selama pandemi Covid-19.

“Seperti pemakaian AC saat sebelum Covid-19 AC-nya dinonaktifkan ketika kerja di luar. Namun saat Covid19 pemakaian AC dipakai nonstop ketika semua aktivitas bekerja maupun anak-anak belajar dilakukan di rumah” jelasnya.

“Kenaikan tagihan kami pastikan itu angka pemakaian. Kalau ada anggota masyarakat tidak puas terkait tagihan listriknya silakan laporkan ke PLN,” sarannya.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •