Polda Sultra Dalami Temuan Limbah Medis di Pelabuhan Bungkutoko Kendari

oleh -8 views
Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Limbah medis merupakan limbah yang tergolong Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Dengan klasifikasi tersebut, pengelolaan limbah medis tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Pengelolaan limbah medis haruslah dilakukan dengan benar, berbeda dengan pengelolaan limbah biasa.

Belum lama ini, tepatnya tanggal 1 Agustus 2019, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari menemukan adanya limbah medis yang tersimpan di Pelabuhan Bungkutoko Kendari. Diketahui, limbah medis tersebut merupakan limbah medis dari salah satu rumah sakit di Kota Baubau yang di bawa oleh perusahaan transportir PT Mitra Tata Lingkungan Baru (MTLB).

Dikutip dari Makassar.Terkini.id, Kepala Seksi Limbah B3 DLH Kota Kendari, Ishak Bafadal mengatakan aktivitas PT MTLB yang menyimpan limbah diluar prosedur semestinya tentu melanggar aturan. Dampaknya tentu berbahaya karena ditempatkan di pelabuhan dimana logistik dan barang kebutuhan masyarakat juga lalu lalang.

Pihaknya sedang mendalami lebih jauh lagi perihal ini dan segera memanggil pihak terkait termasuk penghasil limbah atau Rumah Sakit yang bekerjasama dengan PT MTLB.

“Kami juga dapatkan fakta bahwa PT MTLB tidak punya penyimpanan dan mobil penarik kontainer. Ini masalah besar perusahaan ini, sementara aktivitasnya adalah limbah B3,” tegasnya seperti di kutip dari Makassar.Terkini.id

Atas temuan itu, Polda Sultra saat ini tengah mendalami persoalan penemuan limbah B3 di Pelabuhan Bungkutoko. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart menjelaskan saat ini penyidik Polda Sultra masih melakukan penyelidikan.

“Masih dalam tahap penyelidikan ya mas,” kata Goldenhart saat dihubungi anoatimes.id, akhir pekan kemarin.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •