Polda Sultra Hentikan Kasus Ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa

oleh -34 views
Bagian Pelabuhan Nipa-nipa yang ambruk. Pelabuhan Nipa-nipa dibangun pada Juli 2017 dan rampung pada September 2017 dengan menelan biaya Rp 3,4 Miliar. Foto : Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Penyelidikan terhadap kasus ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa, di Desa Tumburano, Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sultra di hentikan penyidik Ditreskrimsus Polda Sultra.

Humas Polda Sultra, Kompol Agus Muliadi mengatakan penghentian penyelidikan dikarenakan kerugian negara yang ditimbulkan dari ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa sudah dikembalikan pihak kontraktor yakni PT Roda Indah Perkasa (RIP).

“Kerugian negara senilai Rp 459 juta sudah dikembalikan PT RIP ke kas daerah Konawe Kepulauan, sehingga berdasarkan aturan dalam kasus Tipikor, apabila kerugian negara dikembalikan pada masa penyelidikan maka kasusnya tidak dapat dinaikan ke penyidikan,” ujar Kompol Muliadi, Senin (27/8) saat ditemui ruangannya.

Lebih lanjut, Kompol Muliadi menjelaskan aturan tersebut berdasarkan arahan Presiden RI, Joko Widodo pada 19 Juli 2016 kepada seluruh Kapolda, Kajati.

“Inti arahannya jika dalam proses lidik ada pengembalian kerugian negara ke kas negara, lidik tidak dapat ditingkatkan ke proses sidik mengingat kerugian negara sudah tidak ada,” tuturnya.

Pengembalian tersebut dilakukan oleh PT RIP atas perintah BPK sebelum pihak Polda Sultra turun melakukan pemeriksaan bersama saksi ahli.

“Jadi sebelumnya BPK sudah melakukan audit dan menemukan kerugian negara, diperintahkanlah PT RIP untuk mengembalikan. Itu berbeda apabila PT RIP belum mengembalikan pada deadline waktu yang diberikan BPK, kemudian di sidik oleh penyidik maka kasus ini tentu akan berjalan terus,” jelasnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •