Polemik Pengunduran Diri Pimpinan DPRD Wakatobi Berdampak pada RAPBD Daerah

oleh -69 views
Moane Sabara
  • 33
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    33
    Shares

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi dan DPRD Wakatobi untuk memperbaiki dokumen administrasi Rancangan APBD (RAPBD) Kabupaten Wakatobi.

Permintaan perbaikan dokumen administrasi RAPBD Kabupaten Wakatobi, dikarenakan dokumen tersebut masih di tanda tangani oleh Pimpinan DPRD Wakatobi yang telah resmi mengundurkan diri, yakni Muhammad Ali.

Baca Juga : Ketua KPU Wakatobi Dipukul Oknum Bacaleg di Kantor Bawaslu Sultra

“Tim Evaluasi Pemprov minta kepada pemda dan DPRD agar dokumen APBD yang diajukan di tandatangani oleh unsur pimpinan yang tidak mengundurkan diri yaitu H. Sukiman,” ungkap Kepala Bapemperda DPRD Moane Sabara via Seluler, Rabu, (26/12) waktu lalu.

Lanjutnya, Waktu masa perbaikan yang di berikan oleh Pemprov selama tiga hari, sampai hari jumat, dan oleh Kadis PPKAD Provinsi menyatakan, apabila dokumen APBD sudah diperbaiki dan di tanda tangani oleh H. Sukiman sebagai salah satu unsur pimpinan maka langsung di evaluasi dan ditandatangani untuk selanjutnya di tetapkan menjadi perda APBD wakatobi.

“Jadi tidak ada penolakan atau penilaian dari tim Evaluasi, bahwa APBD Wakatobi cacat hukum. Karena seluruh tahapan dan mekanisme pembahasan telah di lalui sesuai Permendagri tetang Tatacara dan Mekanisme Pembahasan APBD Tahun 2018, Hanya diminta untuk dibenahi adminstrasi dokumennya,” terang Moane Sabara.

Laporan : Syaiful

  •  
    33
    Shares
  • 33
  •  
  •  
  •  
  •  
  •