Polisi Police Line Ratusan Alat Berat PT OSS

oleh -39 views
Alat berat PT OSS yang disegel oleh kepolisian karena diduga melakukan aktivitas penambangan tanah urug di dalam kawasan hutan tanpa mengantongi IPPKH. Jumat (28/6/2019). Foto : Polda Sultra for anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES .ID, KENDARI – Ratusan alat berat milik PT OSS (Obsidian Stainless Steel), Jumat (28/6/2019) terpaksa harus di beri Police Line pihak kepolisian.

Pemberian Police Line tersebut dikarenakan PT OSS diduga telah melakukan aktivitas penambangan di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

“Sekitar pukul 10.30 wita tim penyidik tipidter krimsus polda bersama tipidter bareskrim polri telah menemukan kegiatan penggalian tanah urug di lokasi, dimana lokasi tersebut berada pada lokasi kawasan hutan produksi tanpa IPPKH,” Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart.

Harry menjelaskan dalam aturan UU minerba, setiap aktivitas penambangan yang masuk ke kawasan hutan harusnya mengantongi IPPKH.

“Melanggar pasal 89 ayat (2) huruf a, b UU No.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dan belum memiliki iUP melanggar pasal 158 UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan minerba,” jelasnya.

Berikut alat berat PT OSS yang dipolice line : 81 unit Dump Truck, 33 Excavator, 2 Loader, 1 Buldoser. “Total 117 alat berat,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Harry, kepolisian akan berkoordinasi dengan ahli, serta melakukan gelar perkara, dan proses sidik.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •