Polisi Segel Tongkang PT WIL

oleh -70 views
Mabes Polri. Sumber Foto: Merdeka.Com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Kekayaan Alam Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi primadona dikalangan pengusaha khususnya pengusaha tambang. Ada ratusan perusahaan tambang yang beroperasi di Sultra. Dari jumlah tersebut teradapat perusahan tambang yang masuk dalam kategori nakal. Mengeruk isi perut bumi tanpa memperhatikan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Perlu dilakukan pengawasan yang esktra ketat terhadap aktivitas dari ratusan perusahan pertambangan yang ada di Bumi Anoa ini. Saat in sejumlah perusahaan tambang juga tengah berproses hukum di jajaran kepolisian, Polres, Polda hingga Mabes Polri.

Terbaru, Polisi melakukan penyegelan terhadap terhadap empat kapal tongkang milik PT Wijaya Inti Lestari (WIL) yang berlokasi di Kabupaten Kolaka. Kasubid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh membenarkan adanya penyegelan terhadap empat kapal tongkang milik PT WIL.

“Benar ada peneyegelan dengan memasang polisi line,” ujar Dolfi, Rabu (13/11/2019).

Sayangnya, Dolfi belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai alasan penyegelan empat kapal tongkang PT WIL oleh Mabes Polri, sebab kata Dolfi, proses penegakkan hukumnya dilakukan langsung oleh Mabes Polri.

“Kasus ini ditangani oleh Bareskrim Polri bukan di Polda Sultra,” jelas Dolfi.

Sebelumnya, aktivitas penambangan yang dilakukan olehb PT WIL, telah di adukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra oleh sejumlah mahasiswa. Dihadapan Komisi III, massa aksi memaparkan dugaan penambangan ilegal atau penambangan diluar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang diliki PT WIL.

PT WIL diduga beraktivitas di Tanjung Karara dan Tanjung Baja, padahal WIUP PT WIL berada di Tanjung Ladongi dengan luasan 40.04 Ha.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •