Pria Tua Ini Keliling Indonesia Dengan Sepeda Ontel dan Uang Rp130 Ribu

oleh -14 views
Darmin dengan sepeda ontel miliknya saat berada di Kabupaten Muna, Sultra. Darmin berkeinginan berkeliling Indonesia, sudah 18 Provinsi ia lalui dalam kurun waktu 1 tahun 17 hari. Foto : Alim Mbar / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, MUNA– Apa yang terbenak dipikiran anda ketika memiliki keinginan untuk berkeliling Indonesia. Tentu harus menyiapkan uang dengan jumlah besar.

Tidak dengan Darmin, Pria tua 44 tahun asal Bedeng Satu, Desa Sinar Pasma, Kecamatan Candi Purau, Kabupaten Kalianda, Lampung Selatan ini.

Dirinya berkeinginan berkeliling Indonesia dengan hanya bermodalkan satu sepeda ontel dan uang Rp 130 ribu di sakunya.

Sudah 18 Provinsi Darmin lalui, dalam kurun waktu 1 tahun 17 hari, kini Darmin telah sampai di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berbagai kendala ia lalui selama mengayuh sepeda ontel miliknya, dibawah terik matahari, di kala hujanpun turun bahkan sampai kelaparan di tengah hutan tidak menyurutkan semangat Darmin untuk mewujudkan keinginannya itu.

“Kendalanya kalau sepeda rusak, ban bocor, rantai putus. Bahkan saya pernah kelaparan di Kalimantan, saya menemukan ular piton, saya bakar lalu memakannya,” kata Darmin.

Keinginan Darmin untuk mengelilingi Indonesia muncul pada saat dirinya mengalami kecelakaan mobil, sewaktu menjalani proses penyembuhan drinya hanya bisa terbaring dan menonton TV.

Dikala itu, muncul niaan Darmin ketika sembuh, dirinya akan berkeliling Indonesia dengan menggunakan sepeda ontel miliknya.

” Saya dulu bawa mobil, saya mengalami kecelakaan kaki saya patah, itu kejadianya 2008 dan sembuh 2012, selama saya sakit, saya melihat Indonesia itu cuma nonto Televisi (TV). Saya berkeinginan kalau saya sembuh keliling Indonesia mengunakan sepeda ontel,” kata Darmin saat dijumpai anoatimes.id. di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Muna, Jumat (18/5).

Selanjutnya Darmin menuju Kota Baubau, Wakatobi, Gorontalo, Manado, Maluku lalu Papua.

Laporan : Alim

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •