Prof Masihu: Gerindra Sultra Seperti Dimanage Sistem Keluarga

oleh -135 views
Prof Laode Masihu Kamaludin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Sebagai salah satu figur yang menyatakan diri maju dalam Kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2023, Prof Laode Masihu Kamaludin merasa dirugikan dengan sistem yang dijalankan DPD Partai Gerindra Provinsi Sultra. Prof Laode Masihu menganggap sistem yang digunakan Partai Gerindra di Sultra di Manage seperti keluarga.

“Bagaimana tidak, pendaftaran tidak diumumkan kapan dan batas waktunya. Tiba-tiba ketika tim saya mau mendaftar, tautaunya sudah ada yang mendaftar, entah kapan mendaftarnya, dan lagi sudah di plenokan,” ungkap Prof Laode Masihu, Minggu (2/7/2017).

Kekesalan Prof Laode Masihu bertambah sebab apa yang disampaikan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Sultra, Imran tidak sesuai dengan realita. Pasalnya Imran menyampaikan kepada dirinya, bahwa pendaftaran baru akan dibuka setelah Lebaran Idulfitri 1438 Hijriah.

“Malam lebaran, saya silaturahmi dengan Pak Imran di kediamannya, disitu saya tanya kapan dibuka pendaftaran dan Pak Imran menyampaikan bahwa pendaftaran baru akan dibuka sehabis lebaran. Tim saya tongkrongi Kantor DPD Gerindra sejak H+2 lebaran, tapi kantornya tidak buka, pas dibuka tautaunya sudah ada yang mendaftar dan diplenokan. Inikan omongannya tidak bisa dipegang ini Ketua,” tambah Prof Laode Masihu.

Untuk itu, lanjut, Prof Laode Masihu mengatakan, apabila sistemnya seperti ini, maka dirinya akan langsung ke DPP Gerindra mengadukan sistem yang dipakai DPD Gerindra Sultra. Dimana DPD tidak membuka ruang terhadap figur lain.

“Saya akan adukan ke DPP, dan kalau tidak diberi ruang, saya akan daftar ke DPP langsung. Kalau seperti ini sistem yang digunakan DPD Gerindra, itu tidak mencerminkan Partai Gerinda sebagai partai besar,” ungkapnya.

Langkah DPD Gerindra Sultra Tanpa Sepengetahuan DPP

Sebelum dirinya ke Sultra, Prof Laode Masihu sempat bertandang ke DPP Gerindra untuk menanyakan informasi pendaftaran di DPD Gerindra Sultra.

“Sebelum saya ke Sultra, saya bicara dengan pimpinan di Jakarta, saya cek apakah Gerindra sudah buka pendaftaran apa belum, di DPP belum tau apakah DPD Gerindra Sultra sudah membuka atau belum. Artinya DPD tidak menginformasikan ke DPPnya. Kalau gini saya harus melamar ke DPP tembusan ke dia begitu saja. Karena di DPD tidalK ada kepastian,” tegas Prof Laode Masihu Kamaludin.

Untuk diketahui, DPD Gerindra Sultra sudah memplenokan Asrun sebagai bakal calon Gubernur Sultra.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •