PT ASDP Usulkan Kenaikan 14 Persen Tarif Kapal Ferry di Sultra

0
762
Foto Bersama Gubernur Sultra non aktif, Nur Alam , Bupati Buteng Samahuddin, Kadis Perhubungan Sultra, Hado Hasina dan beberapa pejabat lainnya di pelabuhan Ferry Waara saat kunjungan beberapa waktu lalu. (Foto: Rahmat R/anoatimes.id)

ANOATIMES.ID, KENDARI – PT Angkutan Sungan, Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Baubau mengusulkan untuk kenaikan tarif kapal ferry penyebrangan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Dinshub Sultra, DR Hado Hasina mengatakan usulan tersebut dihitung secara rinci oleh pihak ASDP, UPTD Pelabuuhan Penyebrangan dan Dishub diambil paling tengah dari semua usulan.

Baca Juga : Resmi Dilaunching, PTODE Diharapkan Bisa Berikan Pelayanan Adimistrasi yang Cepat

“Jadi usulan kenaikan tarif Ferry penyebrangan tersebut diambil paling tengah antara yang tinggi dan rendah. Jadi kita ambil usulan kenaikan itu 14 persen,” kata Hado saat diwawancarai usai pertemuan di salah satu hotel di Kendari.

Menurutnya, kenaikann tarif tersebut adalah perhitungan kenaikannya dari tarif normal.

Namun, belum bisa dikatakan final, sebab masih akan diusulkan dulu ke Plt Gubernur Sultra, M Saleh Lasata untuk disetujui agar menjadi SK dan berlaku bagi seluruh pengguna jasa kapal Ferry.

Hado juga membeberkan, rencana kenaikan tarif tersebut hanya untuk beberapa lintasan penyebrangan saja yakni, pelabuhan Ferry Baubau-Waara, Tampo-Torobulu dan Amolengo-Labuan.

“Kenaikan tarif ini akan berlaku setelah ditandatangan oleh Plt Gubernur Sultra,” jelas Hado.

“Normalnya, evaluasi tarif kapal Ferry penyebrangan dievaluasi tiap 6 bulan, namum di Sultra sudah tiga tahun tidak dievalusi. Jadi hari ini kita lakukan pertemuan ini,” sambung ketua Kekal Kendari ini.

Laporan : Rahmat R

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here