PT Masempo Dalle Gugat PT MLP dan PT Askon

oleh -21 views
Kuasa Hukum PT Masempo Dalle, Andre Darmawan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Perusahaan tambang PT Masempo Dalle memasukan gugat ke pengadilan terhadap dua perusahaan yakni PT Makmur Lestari Primatama (MLP) dan PT Astima Konstruksi (ASKON).

Kuasa hukum PT Masempo Dalle, Andre Darmawan kepada sejumlah awak media mengatakan gugatan yang dimasukan ke pengadilan, lantaran PT MLP dan PT Askon di duga melakukan aktivitas  penambangan di dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Masempo Dale tanpa izin.

“Gugatan ke PN Unaaha sejak 28 Maret 2018 dengan register nomor: 8/Pdtg/2019/PN Unaaha. Jadi mereka masuk menambang, mengambil ore di dalam IUP perusahan (PT Masempo Dalle) tanpa izin pemilik IUP. Kemudian mereka mengapal tidak pake dokumen PT Masempo Dalle, tapi pake dokumen perusahaan lain,” ujar Andre Darmawan bebrapa waktu lalu.

Andre Darmawan menegaskan, PT Masempo Dalle belum melakukan aktivitas pertambangan, sebab PT Masempo Dalle mematuhi aturan dari pemerintah yang tidak membolehkan perusahaan tambang beraktivitas tanpa adanya Kepala Tekhnik Tambang (KTT), dan RKAB.

“Sementara di dalam IUP PT Masempo Dalle itu sudah ada surat dari Dinas ESDM Sultra, bahwa tidak boleh ada kegiatan penambangan. Karena belum memiliki RKAB, KTT dan jaminan Reklamasi-nya,” ucapnya.

Untuk itu, aktivitas yang ada di atas IUP PT Masempo Dalle bukanlah pihak PT Masempo Dalle yang melakukan, melainkan dua perusahan tersebut PT MLP dan PT Askon dan tanpa sepengetahuan PT Masempo Dalle.

“Nah kalau sampai hari ini mereka (PT MLP dan PT Askon) masih menambang, itu atas izin siapa dan atas kewenangan siapa. Itulah yang kami permasalahkan,” ungkapnya.

Sebelumnya juga, PT MLP dan PT Askon, telah dilaporkan ke Polda Sultra oleh empat lembaga yakni HIPPMA Konut, HMI Cabang Kendari, SYLVA Indonesia dan AMPUH Sultra atas dugaan kejahatan pertambangan.

Laporan: Tim

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •