PT VDNI Bantu Pemerintah Cegah Virus Corona

oleh -75 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) memberikan bantuan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam menangani penyebaran virus corona (Covid 19). Bantuan tersebut antara lain pengadaan peralatan medis pencegahan virus covid 19.

Direktur Virtue Dragon Nickel Industrial Park (VDNIP), perusahaan yang membawahi PT VDNI dan PT OSS, Zhou Yuan mengatakan bantuan yang diberikan antara lain peralatan medis senilai Rp 10 miliar untuk pemerintah pusat, Rp 5 Miliar untuk pengadaan peralatan pencegahan virus covid 19 untuk rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan virus covid di Sultra dan Rp 5 Miliar untuk sembako yang akan dibagikan ke masyarakat lingkungan PT VDNI di Kabupaten Konawe.

“Total keseluruhan Rp 20 Miliar,” ujar Zhou Yuan melalui penerjemahnya, Kamis (19/3/2020) saat memberikan bantuan secara simbolis di Lingkungan PT VDNI.

Kata Zhou Yuan, apa yang diberikan PT VDNI merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat dan pemerintah dalam menangani virus covid 19 ini.

“Kita mau mengantisipasi penyebaran virus yang sedang terjadi di dunia ini. Ini menjadi perhatian pimpinan perusahaan untuk mengambil tindakan pencegahan membantu Indonesia untuk kembali normal lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Zhou Yuan menegaskan bahwa tenaga kerja asing asal Tiongkok yang bekerja di perusahaannya, dirinya menjamin dan memastikan semua dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terjangkit COVID-19.

“TKA sudah berhenti (masuk ke perusahaan) sejak bulan Januari dan sampai sekarang mereka semua masih sehat dan tidak ada timbul gejala. Yang kemarin terakhir datang 49 orang itu, sudah dikarantina selama 14 hari (di Thailand) dan tiba di sini (Konawe) hingga hari ini kondisinya sehat dan tidak menunjukkan gejala (terjangkit COVID-19),” tegasnya.

“Semua karyawan (lokal dan TKA) juga kami perintahkan memakai masker saat bekerja demi mencegah terjadinya penularan. Kami juga sudah persiapkan tim medis khusus untuk karyawan masuk keluar akan dicek. Semua sekarang aman. Tidak ada satu pun yang kena korona karena kami periksa secara berkala,” tuturnya Zhou.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •