Pukuli Anak Dibawah Umur, Polisi Pamong Praja Dipolisikan

oleh -2 views
Kanit Reskrim Polsek Mandonga Iptu Baharuddin Supu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID,  KENDARI – Seorang anak dibawah umur,  Zuhdi Achmad Fahmi (16) melaporkan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol Pp)  di Kepolisian.  Laporan Zuhdi dikarenakan dirinya telah dikeroyok oleh beberapa oknum Sat Pol Pp pada Rabu (22/3/2017) sore kemarin.

Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Tebaununggu sekitaran Eks MTQ Kota Kendari, yang di duga dikarenakan beberapa oknum Sat Pol Pp tersinggung dengan ulah Zuhdi yang memacu motornya dengan knalpot bising sehingga menganggu proses latihan baris bebaris Sat Pol Pp.

Kanit Reskrim Polsek Mandonga, Iptu Baharuddin Supu mengatakan Zuhdi melapor usai kejadian tersebut. Laporannya dugaan pengeroyokan oleh oknum Sat Pol Pp.

“Kita sudah terima laporannya, kita masih menyelidiki siapa-siapa yang terlibat melakukan pemukulan,” ujar Iptu Baharuddin Supu, Kamis (23/3/2017) diruang kerjanya.

Saat dilakukan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) terhadap korban (Zuhdi, red) dirinya sama sekali tidak berniat menyinggung atau mengganggu Sat Pol Pp yang lagi latihan baris berbaris. Korban waktu itu bersama dua rekannya sedang mengendarai motor, dan saat dilokasi latihan Sat Pol Pp, korban melambung rekannya.

“Saat itu dia melambung motor temannya. Setelah itu mereka (korban, red) berhenti di warung makan mie kering, lalu datang lima orang oknum Sat Pol Pp mendekatinya,” ungkapnya.

Ketika itu, korban langasung lari,  namun tidak jauh dari rumah makan tersebut korban didapat oleh oknum Sat Pol pp,  disitu langsung terjadi aksi pengeroyokan terhadap korban.

“Korban mengeluh sakit pada kepala,  dada, dan perut. Nanti kita akan panggil oknum Sat Pol Pp,  kita juga akan panggil siapa yang bertanggung jawab di lokasi latihan baris berbaris Sat Pol Pp, ” katanya.

Pasal yang akan dikenakan terhadap para pelaku ialah Undang-undang Perlindungan anak,  Pasal 80 ayat 1, Nomor 23 tahun 2002 dan pasal pengrusakan pasal 170, dengan ancaman 5 hingga 15 tahun penjara.

Laporan : Didi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •