Putri Bungsu Anton Timbang Harumkan Nama Sultra

oleh -313 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Ajang Pesona Batik Nusantara Internasional Tahun 2020 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata, baru saja usai. Tercatat, ada satu nama gadis cilik asal Kendari , Sulawesi Tenggara yang sukses meraih juara dalam even tersebut. Dia bernama, Vania Nathania Eliza, putri dari seorang Pengusaha Lokal di Sultra.

Vania, sapaan akrabnya , didaulat menjadi juara terfavorit di semua kategori dan Juara 1 Pemilihan Putra Putri Pesona Batik Nusantara internasional kategori B usia 9-11 tahun. Ia berhasil mengungguli 60 Perserta Kategori B lainnya.

Vania Nathania yang baru berumur 10 Tahun ini tercatat masih duduk di bangku kelas 5 sekolah Dasar SDN 84 kendari (Kuncup Pertiwi). Atas kemolekannya menampilkan busana kombinasi batik, dia mendapat hadiah tiket untuk berlibur ke Jakarta – Singapura.

Prestasi yang diraih Vania menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi sang ibu, Yulita Tangke. Menurut Yulita, capaian ini merupakan hal yang istimewa. Pasalnya, anaknya tak hanya bisa menyisihkan 60 peserta lain dari berbagai provinsi. Ia bangga karena anaknya menjadi juara satu pemilihan putra Putri pesona batik nusantara internasional dan juara tervavorit dari seluruh kategori .

“Secara pribadi saya sangat bangga. Karena, membawa nama Kota Kendari, walaupun ajang busana batik ini dicapai secara individu,” kata Yulita.

Kegiatan ini, lanjutnya telah dilangsungkan sejak 6 hingga 8 Maret 2020 lalu. Vania yang merupakan putri bungsu dari pasangan Anton Timbang dan Yulita Tangke ini juga mendapatkan Mahkota, karena meraih SMS terbanyak dari seluruh kategori , dengan Jumlah SMS mencapai 9.285 , sehingga ia mendapatkan predikat kategori tervaforit.

Sementara itu, sang ayah, Anton Timbang sangat mengapresiasi capaian prestasi puterinya ini. Ia tak menyangka di event berskala nasional ini puterinya mampu menorehkan prestasi yang sangat membanggakan.

“Ini termasuk yang luar biasa bagi saya. Awalnya saya kira ini hanya event biasa. Namun ternyata, ini disaksikan oleh Deputi-deputi dari Kementerian Pariwisata ” ucap Anton Timbang.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •