Rajiun Silaturahmi di Batalaiworu, Mantan Politisi PAN : Ada yang Panik

oleh

ANOATIMES.ID, MUBAR – LM Rajiun Tumada santer dikabarkan akan maju pada Pilkada Kabupaten Muna pada 2020 mendatang. Belakangan Rajiun kerap di undang dalam acara silaturahmi di Kabupaten Muna. Dengan segala kesibukan dirinya yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Kabupaten Muna Barat, Rajiun menyempatkan diri hadir memenuhi undangan masyarakat.

Senin, (29/7/2019), Rajiun mendapat undangan dari mantan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Muna, Anwar Halis dalam silaturahmi bersama keluarga Batalaiworu. Namun rupanya beberapa kejadian janggal di alami Anwar Halis. Diantaranya adanya penjagaan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat pol Pp) Muna, dan pihak kepolisian. Selain itu juga ada spanduk bertuliskan ‘Kawasan Tertib RE2P’.

“Awalnya kegiatan silahturahmi di depan rumahnya (eks perusahaan kayi mitsumi), hanya karena lahannya masih dalam sengketa dan tidak diijinkan maka dibuatlah di halaman rumahnya. Menurutnya, dipindahkannya lokasi silahturahmi ini karena diduga banyak orang yang panik dan kondisi kegiatan ini serba darurat,” katanya.

Tidak hanya itu, sebelum membuat kegiatan Anwar Halispun harus membuat kesepakatan dengan pihak keamanan seperti tema undangan yang semula ‘Undangan Kelaurga Besar Masyarakat Batalaiworu’ menjadi undangan pribadi dirinya.

Sebuah spanduk bertuliskan Kawasan Tertib RE2P

“Permintaan undangan diralat yang sebelumnya bertuliskan ‘silahturahmi keluarga besar masyarakat Batalaiworu’ digantikan menjadi undangan pribadi saya. Bahkan selama acara dilarang menggunakan mic pengeras suara, dan ada suara letusan petasan,” kata mantan Politisi PAN Muna ini.

“Saya juga heran kenapa acara saya harus diatur sama orang luar, jangan-jangan Rajiun ini menjadi orang yang sangat diperhitungkan. Padahal kalau mau dikaitkan dengan politik itu masih sangat jauh 2020,” tegasnya.

Lanjut, Anwar dirinya mengucapkan permintaan maaf kepada Lurah Laiworo dan masyarakat sekitar, jika dengan berlangsungnya acara silahturahmi ini sedikit mengganggu ketenangan masyarakat.

“Alasan saya mengundang Pak Rajiun ini, agar keluarga saya dan masyarakat bisa saling mengenal satu sama lain. Karena, Rajiun ini merupakan orang Muna juga, bukan pendatang dari luar pulau Muna ini,” tuturnya.

Sementara itu, Rajiun yang mendengar letusan petasan yang tak jauh dari tempat acara silahturahmi, menanggapi dengan candaaan dengan menanyakan kepada masyarakat apakah sudah dimulai tahun baru, sebab baru pertama kali menghadiri acara silahturahmi di Muna ada kejadian seperti ini.

“Mungkin di sekitar rumah pak Anwar Halis ini, lagi ada yang merayakan tahun baru. Karena, biasanya itu tahun baru indentik dengan bunyi petasan,” candanya.

Mantan Kasatpol PP Sultra ini, menyampaikan kepada masyarakat yang hadir bahwa Kabupaten Muna dan Mubar terpisah dari sisi adiministrasi pemerintahan. Tetapi, harus dipahami bahwa Muna dan Mubar adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan sebagai masyarakat suku Muna yang lahir dari empat pilar besar (Fatoghaerano).

“Saya juga ingin sampaikan dari sisi adat, budaya adalah satu kesatuan yang merupakan pertautan keluarga yang tidak bisa dipisahkan. Masyarakat Muna punya keluarga besar di Mubar dan begitu juga sebaliknya masuarakat Mubar punya keluarga besar di Muna. Contohnya saya sendiri punya keluarga d Muna sini dan bahkan lahir dan besar di Muna,” ucapnya.

Kata Rajiun, jika silahturahmi ini dikaitkan dengan politik. Menurutnya, itu masih sangat jauh. Lanjut dia, demokrasi itu terbuka siapa saja boleh mencalonkan diri sebagai pimpinan di suatu daerah.

“Demokrasi itu terbuka, siapa saja bisa mencalonkan diri. Memilih seseorang pemimpin itu, harus bisa melihat, bisa merasakan, dan bisa mendengar. Bukan, Mubar itu adalah miliknya Rajiun, tetapi milik masyarakat Mubar secara keseluruhan,” tegasnya.

Menurutnya, acara silahturahmi ini adalah bentuk acara saling mengenal, saling membangun persahabatan dan persaudaraan antara satu sama lainnya. Lanjut dia, mungkin selama ini tidak pernah saling ketemu dan di tempat ini bisa saling ketemu serta dapat mempererat tali silahturahmi lagi.

Laporan : Dery