Rampung Setahun Lalu, Pengadaan Air Bersih di Muna Belum Dinikmati Warga

0
310
Tempat mesin air yang tampak tidak terurus, bahkan saat ini mesin air sudah tidak berfungsi. Foto : Alim Mbar/anoatimes.id

ANOATIMES.ID, MUNA – Salah satu tujuan dari pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah ialah untuk mensejahterakan masyarakat. Namun apa jadinya bila pembangunan yang digalangkan pemerintah sama sekali tidak dapat di manfaatkan oleh masyarakatnya.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Muna. Tepatnya di Desa Bangkali, Kecamatan Watopute. Pemerintah kabupaten Muna melalui Dinas Pekejaan Umum melakukan pembangunan pengadaan air bersih di Mata Air Jini Desa Bangkali, proyek yang menelan anggaran miliaran tersebut telah selesai di laksanakan pada tahun 2017 lalu. Namun, sayangnya hingga 2018 saat ini, masyarakat belum menikmati air bersih dari proyek tersebut.

Baca Juga : Berbeda dengan Kades Labunti, Kades Ini Harumkan Nama Pemda Muna Tingkat Nasional

Diketahui, pendagaan air bersih tersebut dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Muna sebanyak dua tahap, pada tahun 2015/2016 pemerintah menggelontorkan anggaran Rp 498.000.000, dan di tahapan ke dua tahun 2016/2017 pemerintah kembali menggelontorkan anggaran Rp 490.000.000.

Salah seorang warga Desa Bangkali, Sukaryono mengatakan dalam masa pengerjaan, sudah dilakukan pemasangan meteran air di masing-masing rumah warga, namun hingga pekerjaan tersebut dinyatakan rampung 100 persen oleh tim pemeriksa, justru air tidak kunjung mengalir.

“Kenyantaanya tidak pernah terialisasi sampai sekarang,” katanya, kepada anoatimes.id, beberapa saat lalu.

Sukaryono menyayangkan hal tersebut, padahal pemerintah sudah mengalokasikan dan menggelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah, namun output ayng diharapkan dapat sampai ke masyarakat
tidak ada.

Baca Juga : Kuota CPNS Buton Selatan Sebanyak 430, Ini Formasinya !

“Saya sangat prihatin dengan pemerintah, dana yang begitu besar menjadi tidak bermanfaat, saya berharap pihak penegak hukum terlibat untuk memeriksa proyek ini,” harapnya.

“Kami pun masyarakat kalau tidak ada tindak lanjut maka secara resmi bersurat kepada pihak yang berkompeten untuk menindaklanjuti secara hukum,” tegasnya

Sementara itu, melalui sambungi via telfon, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muna, Awaluddin mengatakan DPRD bakal meninjau lokasi tersebut, untuk memastikan keadaan yang terjadi.

“Hasil dilapangan kita akan rapatkan lagi, kalau ada temuan kita akan memunculkan rekomendasi untuk ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Laporan : Alim Mbar
Editor : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here