“Rapor Merah” Buat Polsek Andoolo

oleh -6 views
Kapolres Konsel, AKBP Yeyen Lesmana
Kapolres Konsel, AKBP Yeyen Lesmana
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONSEL – Sejak dilaporkan pada 4 Februrai 2017 lalu, kasus penikaman terhadap seorang warga Desa Buke,  Kecamatan Buke,  Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan korban atas nama Rusdin (31) yang dilakukan oleh Angga (28), belum juga menemui titik terang dari penyidik Polsek Andoolo yang menangani kasus tersebut.

Untuk itu,  Polres Konsel bakal memberikan teguran dan penilaian terhadap kinerja Polsek Andoolo yang dinilai lamban dalam menangani laporan masyarakat.

Kapolres Konsel,  AKBP Yeyen Lesmana melalui Kasubbag Humas AKP Yusuf Muluk Tawang mengatakan Polres Konsel menilai kinerja Polsek Andoolo dalam menangani kasus penikaman tersebut lamban.  Untuk itu,  Polres Konsel mengambil alih penyidkan kasus ini.

“Polsek Andoolo, terlalu lamban untuk merespon cepat laporan masyarakat. Untuk itu Polres Konsel akan memberikan teguran terhadap Polsek Andoolo,  dan Polres ambil alih kasus tersebut, ini juga ada kaitannya dengan profesional Anggota dalam bekerja,” tegasnya.

Ditempat yang berbeda, keluarga korban,  Risnawati mengatakan pihaknya merasa kecewa dengan kinerja Polsek Andoolo yang terkesan lamban,  sebab sejak dua bulan lalu dilaporkan hingga saat ini,  titij terang kasus ini belum juga ada.

“Kami keluarga sangat kecewa, sudah masuk dua bulan pihak Polsek belum juga menangkap pelaku. Sementara ini korban mengalami luka cukup parah bagian perut, akibatnya korban tidak bisa BAB layaknya manusia normal lainnya,” jelasnya.

Untuk diketahui,  saat ini korban (Rusdin, red) sudah menjalani operasi sebanyak tiga kali,  dan sudah menelan biaya diatas Rp 20 juta.

Laporan : Udhyn

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •