Ratusan Butir Mumbul Coba Dimasukan ke Lapas Kendari

oleh -146 views
FH usai diciduk petugas Lapas saat hendak memasukan seratus butir mumbul ke salah satu Napi di Lapas Kelas II A Kendari.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Seorang pemuda berinisial FH mencoba memasukan seratus butir mumbul ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (9/8/2017). Seratus butir mumbul tersebut telah dipaketkan menjadi 10 paket plastik kecil yang masing-masing berisikan 10 butir mumbul.

Modus FH memasukan 10 paket mumbul tersebut dengan cara menyelipkan 9 paket bungkusan mumbul ke dalam sebuah nasi kotak dan 1 paketnya lagi di saku jaket FH.

Kepala Lapas Kendari (Kalapas) Kelas II A Kendari, Otong Gunarso mengatakan FH hendak memberikan seratus butir mumbul tersebut untuk seorang Narapidana (Napi) berinisial Fi. Fi sendiri adalah Napi dari kasus pelecehan seksual.

“Pada saat jam istirahat, sekitat jam 13.00 Wita. Untungnya tadi ada seorang petugas yang melihat FH dan curiga dengan gerak-gerik FH yang mencurigakan,” ujar Otong Gunarso.

Lebih lanjut, Otong Gunarso menjelaskan, saat itu Fi sedang mengecat salah satu ruangan petugas lapas, dari ruangan tersebut, rupanya Fi mencoba mengambil sebuah nasi kota dari balik jendela yang di bawah oleh FH.

“Petugas yang ruangannya sedang dicat melihat FH mencoba memberikan nasi kotak tersebut ke Fi. Nasi kotaknya tadi sudah hampir dipegang oleh Fi, namun karena ketahuan, Fh lalu tidak jadi memberikan nasi kotak itu. Kemudian seorang petugas tersebut lalu keluar dan menemui FH. Setelah digeledah didapatlah 10 paket mumbul tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, FH mengatakan dirinya diminta oleh Fi untuk membeli seratus butir mumbul untuk diberikan kepadanya.

“Saya tadi lagi dikampus, Fi sms minta saya belikan mumbul, dan diantar ke sini (Lapas),” katanya.

Untuk diketahui Fi yang merupakan Napi Lapas Kelas II A Kendari, diberdayakan sebagai Tapir (Napi yang bantu-bantu petugas lapas seperti membersihkan), dengan statusnya sebagai Tapir Fi memiliki akses ke berbagai ruangan di Lapas Kelas II A Kendari.

Usai kedapatan, FH lalu diserahkan kepada pihak Polres Kendari untuk mempertangung jawabkan perbuatannya.

Laporan : Awi

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •