Ratusan Masyarakat Datangi Kantor Gubernur, Nilai Ali Mazi – Lukman Gagal Pimpin Sultra

oleh -203 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES,ID. KENDARI – Setahun sudah pemerintahan Sultra dipimpin Gubernur, Ali Mazi dan wakilnya Lukman Abunawas. Walaupun keduanya mengklaim ada realisasi pembangunan dalam ekspose satu tahun kepemimpinan mereka, seperti Groundbreaking Perpustakaan bertaraf internasional, Rumah Sakit Jantung dan Jalan Kendari-Toronipa (Konawe).

Tapi tidak dalam pandangan ratusan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Masyarakat Sulawesi Tenggara Bersatu (GeIMETAR). Kamis (12/9/2019), GelMETAR melakukan aksi demonstrasi di gedung DPRD Sultra dan kantor gubernur.

Dalam pernyataan sikapnya, GelMETAR menyatakan janji politik Ali Mazi – Lukman belum ditunaikan sejak dilantik pada September 2018 lalu. Tidak hanya itu, kebijakan Ali Mazi – Lukman mengangkat pejabatnya cenderung menabrak aturan dan rencana mega proyeknya terkesan hanya sebagai pemborosan anggaran.

GeIMETAR menyatakan janji politik Ali Mazi – Lukman saat berkampanye maju sebagai calon gubernur menjanjikan pembangunan jalan poros di kabupaten/kota, yaitu Landono-Angata (Konsel), Latoma-Uluiwoi (Koltim), Konawe-Konawe Utara, Muna-Muna Barat dan Buton-Buton Utara.

Namun sampai hari ini GeIMETAR menilai Ali Mazi – Lukman tidak merealisasikan janji politiknya akan membangun infrastruktur yang telah dijanjikannya. Justru yang direalisasikan adalah mega proyek yang dinilai massa aksi sebagai bentuk pencitraan.

Dalam orasinya, jenderal lapangan GeIMETAR Songo menuntut agar Ali Mazi – Lukman menghentikan mega proyek pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Jalan ruas Kendari-Toronipa karena bukan skala prioritas untuk masyarakat Sultra.

“Apalagi sumber dana pembangunannya bersumber dari pinjaman luar sebesar Rp. 1,7 triliun,” tukasnya dalam orasinya.

“Kemudian adanya monopoli dan rekayasa-rekayasa proyek yang dibiayai APBD dan APBN melalui tim Pokja yang ada di dinas, badan dan satuan kerja lingkup Pemprov Sultra,” ucapnya.

Pantaun anoatimes.id, setelah beberapa jam melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor gubernur dengan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian, massa aksi tidkankunjung ditemui Ali Mazi dan membubarkan diri dengan tertib dan rencananya akan kembali menggelar aksi unjuk rasa di waktu mendatang.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •