RDP Pelabuhan Nipa-nipa, Kontraktor, Kosultan Perencana dan Pengawas Mangkir

oleh -13 views
Ketua Komisi II, DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Muhammad Yasran
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOTIMES.ID, KENDARI – Rubuhnya Pelabuhan Nipa-nipa, di Desa Tumborano, Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dianggap ganjil oleh Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konkep, rupanya di sikapi serius.

Senin (26/2/2018) kemarin, DPRD Konkep menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyangkut pembangunan Pelabuhan Nipa-nipa yang menelan anggaran Rp 3,4 miliar dengan memanggil para pihak yang terkait seperti Kontraktor PT Roda Indah Perkasa (RIP), Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Konkep.

Sayangnya, RDP yang sifatnya wajib di hadiri oleh pihak yang di panggil oleh DPRD Konkep terkesan tidak diindahkan oleh kontraktor, Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas dan Dishub. Dishub hanya mengutus perwakilannya.

Baca Juga : Kontraktor dan Konsultan Perencana Pelabuhan Nipa-nipa Bungkam

Ketua Komisi II DPRD Konkep, Muhammad Yasran kepada anoatimes.id, mengatakan para pihak yang diundang mangkir atau tidak hadir. Padahal DPRD Konkep sudah mengirimkan surat panggilan untuk RDP.

“Kontraktor, Konsultan Pengawas tidak hadir tanpa alasan, Konsultan Perencana tidak hadir dengan alasan tidak mengetahui adanya RDP, sedangkan Dishub hanya mengutus perwakilanya, Kadisnya sedang berada di Manado (luar kota),” tuturnya, Selasa (27/2/2018).

Lanjut, Yasran menegaskan DPRD Konkep akan mengagendakan kembali RDP ke dua, dan kembali akan memanggil mereka (pihak terkait). Jika mereka tetap tidak hadir maka kami akan membuat keputusan tersendiri terkait rubuhnya Pelabuhan Nipa-nipa.

“Rencana RDP ke dua, Jumat (2/3/2018). Kalau mereka tidak hadir lagi, berarti mereka melecehkan lembaga negara. Dan kita akan membuat rekomendasi terkait Pelabuhan Nipa-nipa,” tegasnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •