Registrasi Kartu Perdana, Begini Penjelasan Telkomsel Kendari

oleh -23 views
Branch Manager Telkomsel Kendari, Anthony Sitotus saat memberikan penjelasan terkait registrasi kartu perdana kepada sejumlah awak media.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Simpang siur peregistrasian kartu perdana dengan menyertakan Nomor Induk Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Induk Keluarga (NIK) sampai saat ini masih menimbulkan berbagai pertanyaan dikalangan pengguna kartu perdana.

Sempat beredar informasi bahwa peregistrasian katu perdana dengan menyertakan Nomor KTP dan NIK adalah hoaks atau tidak benar.

Baca Juga : Soal Status Kependukan, Ini Jawaban Sucianti

Menjawab hal tersebut, Branch Manager Telkomsel Kendari, Anthony Sitorus mengatakan peregistrasian kartu perdana bunkanlah hoaks.

“Itu benar, dan itu merupakan kebijakan dari Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, kami hanya melaksanakan, dan itu bukan diterapkan hanya pada Telkomsel melainkan semua oprator yang ada tanpa terkecuali,” ujar Anthony Sitorus, Kamis (2/11/2017) di kantornya.

Lebih lanjut, Anthony menjelaskan proses registrasi kartu perdana dimulai sejak 31 Oktober hingga 28 Februari 2018 mendatang. Dengan waktunya yang cukup lama, diharapkan masyarakat dapat melakukan peregistrasian.

“Apabila 30 hari setelah tanggal 28 Februari 2018 belum juga dilakukan peregistrasian maka pihak Telkomsel akan melakukan pemblokiran panggilan dan sms keluar (tidak dapat melakukan panggilan keluar), sedangkan 15 hari kemudian bila tetap tidak melakukan registrasi maka akan di lakukan pemblokiran panggilan dan sms total. Nha apabila 15 harinya lagi tidak juga meregistrasi maka akan dilakukan pemblokiran total termasuk layanan data,” jelasnya.

Untuk diketahui sampai saat ini, pihak Telkomsel masih terus melakukan sosialisasi terhadap para pelanggannya untuk melakukan registrasi kartu perdana.

“Kami terus melakukan sosialisasi bahkan sampai ke pelosok agar semua pelanggan Telkomsel tetap dapatĀ  meregistrasi kartu perdana dan tidak di blokir, ” katanya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •