Satu Mahasiswa Meninggal, Polisi: Kita Tunggu Hasil Outopsi

oleh -426 views
Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Meninggalnya Randi, salah satu mahasiswa peserta aksi unjuk rasa menolak Revisi Undang – Undang (RUU) KPK dan RUU KUHP di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (26/9/2019) membawa duka mendalam bagi para mahasiswa terkhusus sanak keluarga yang ditinggalkan.

Beredar kabar, bahwa Randi meninggal akibat terkena tembakan di dada kanannya. Sementara itu, Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto melalui Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart mengatakan penyebab kematian Randi belum diketahui secara pasti.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan kami sedang menunggu hasil outopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya saudara Randi, apakah benar terkena peluru atau tidak,” ujar AKBP Harry Goldenhart, yang ditemui di lokasi aksi mahasiswa.

Harry menegaskan bahwa dalam melaksanakan pengamanan unjuk rasa, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap satu per satu anggota yang akan bertugas.

“Sebelum kami berangkat kesini (Kantor DPRD Provinsi Sultra) telah kami menggelar apel untuk memeriksa satu persatu, karena SOP pengamanan unjuk rasa itu tidak menggunakan peluru karet dan peluru tajam,” ujarnya.

Menurut Harry, tidak ada anggota kepolisian yang menggunakan peluru tajam maupun karet.

“Saya pastikan bahwa tidak ada anggota kami yang menggunakan peluru tajam dan peluru karet, kami hanya menguntungkan gas air mata,” katanya.

Laporan : Fitrah Mubaraq
Editor : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •