Satu SSK Brimob Diberangkatkan ke Lokasi Bentrok Warga di Buton

oleh -25 views
Personil Brimob diberangkatkan menggunakan kapal laut menuju Kabupaten Buton untuk melakukan pengamanan dan pencegahan terjadinya bentrokan susulan warga Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya. Foto : Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Mengantisipasi bentrokan susulan antar warga Desa Sampuabalo dan warga Desa Gunung Jaya, Kabupaten Buton, Polda Sultra menurunkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brigade Mobil (Brimob).

Diketahui dari bentrokan tersebut tercatat ada 87 rumah warga yang dibakar, empat unit sepeda motor, dan satu unit kendaraan roda empat. Tidka hanya itu, insiden bentrokan tersebut membuat sekitar 40 Kepala keluarga mengungsi ke kerabatnya.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart mengatakan saat ini situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Aparat gabungan TNI – Polri sudah berada di lokasi melakukan pengamanan untuk mencegah terjadi aksi bentrok susulan.

“Tadi malam sudah diberangkatkan, 1 SSK Brimob ke lokasi kejadian. Selain itu 1 SSD dari Ditsabhara Polda Sultra juga diturunkan,” kata AKBP Harry Goldenhart, Kamis (6/6/2019) saat ditemui di rumah jabatan Kapolda Sultra.

Harry Goldenhart menjelaskan satu SSK Brimob berjumlah 100 personil ditempatkan di Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya. “Penempatan Brimob sampai situasi benar – benar kondusif. Sudah sangat kondusi warga dari kedua desa sudah membubarkan diri,” jelasnya.

Saat ini, langkah yang diambil kepolisian ialah melakukan pemulihan pasca bentrok bersama Forkompimda Kabupaten Buton.

“Untuk para terduga pelaku, saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengejaran,” tuturnya.

Agar situasi dapat terjaga dan berjalan kondusif, Harry Goldenhart meminta seluruh warga khususnya dua desa yang bentrok untuk saling menahan diri.

“Imbauan kepada warga dua desa agar bersama – sama menahan diri,” imbaunya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •