Sekelompok OTK Razia Kapal di Perairan Selat Wawonii

oleh -163 views
Kapal Pemuat Alat Berat, Meranti 702 yang telah mendapat aksi razia dari OTK di Perairan Selat Wawonii. Foto : Awi / anoatimes.id

ANOATIMES.ID, KENDARI – Wilayah perairan di Provinsi Sultra terkenal akan keamanannya di mata pengguna jalur laut, namun saat ini rupanya ada sekelompok Orang Tidak di Kenal (OTK) yang mencoba mengusik keamanan di wilayah Perairan Sultra, khususnya di Perairan Selat Wawonii.

Bagaimana tidak, dalam kurun waktu Maret hingga April 2018 ini, tercatat ada beberapa aksi razia terhadap sejumlah kapal-kapal besar yang hendak melintas di Perairan Selat Wawonii.

Seperti yang di alami Kapal Pemuat Alat Berat Meranti 702 dan 703. Ke dua kapal tersebut mendapat aksi razia oleh sekelompok OTK yang menggunakan perahu-perahu kecil.

Kapten Kapal Meranti 702, Ari yang dijumpai anoatimes.id, Minggu (8/4) di Kendari mengatakan saat hendak melintas di Perairan Selat Wawonii menuju Pulau Kabaena dirinya sempat di cegat oleh beberapa perahu bermuatan beberapa OTK dan menanyakan beberapa hal.

“Dua minggu lalu, saya dari Kendari mau ke Kabaena, muat alat berat, di Selat Wawonii kapal saya dicegat beberapa orang, dan menanyakan mau dibawa kemana alat berat ini, saya jawab ke Kabaena, disitu saya langsung diperbolehkan lewat,” katanya.

Hal yang sama juga dialami Kapal Meranti 703, rute Makassar ke Wamengkoli (Kabupaten Konawe Utara) juga mendapat perlakuan yang sama.

“Tiga hari lalu juga, kapal teman saya, Meranti 703 juga dicegat, ditanyai mau dibawa kemana alat berat yang dimuat kapal, teman saya jawab mau di bawa ke Wamengkoli, disitu langsung dipersilahkan jalan,” Kata Ari.

Dengan adanya aktifitas razia oleh OTK ini, tentu membuat pengguna jalur laut khususnya yang melintas di Perairan Selat Wawonii menjadi was-was. Tentu ini merupakan kewajiban dari aparat keamanan TNI-Polri (Angkatan Laut dan Dit Polair Polda Sultra) dalam menjaga keamanan di wilayah Sultra dan menindak tegas para OTK yang sudah meresahkan masyarakat.

Hingga berita ini dipublis, belum ada keterangan resmi dari pihak keamanan TNI-Polri.

Laporan : Awi