Sekjen BPP: Jangan Bawa KKSS ke Politik

oleh -166 views
Ketua BPW KKSS Provinsi Sultra. Drs Nurdin Tompo.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Tepat dibulan Juni 2018 mendatang, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan melaksanakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan diharapkan partisipasi masyarakat yang tinggi agar momentum Pilgub 2018 dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam momen Pilkada terkadang organisasi yang latar belakangnya bukan organisasi politik, ikut serta berpolitik.

Untuk mencegah agar KKSS tidak terbawa ke ranah politik, Sekertaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), H Ibnu Munzir menegaskan bahwa KKSS jangan dibawa ke ranah politik.

“KKSS adalah organisasi sosial, bukan politik. Untuk itu Kami instruksikan kepada Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS di seluruh daerah agar tidak membawa KKSS ikut berpolitik,” tegas Ibnu Munzir, usai mengukuhkan Pengurus BPW Provinsi Sultra, Minggu (23/7/2017).

Ibnu Munzir menjelaskan, intruksi tersebut harus dipatuhi, namun karena hak politik dimiliki oleh semua warga Indonesia, BPP tidak melarang apabila warga KKSS berpolitik secara individu dengan catatan jangan bawa nama KKSS.

“Secara individu tidak dilarang, yang dilarang itu kalau mebawa nama KKSS dalam politik. KKSS tidak akan memberikan dukungan secara formal organisasi,” tegasnya.

Senada dengan Ibnu Munzir, Ketua BPW Sultra, Nurdin Tompo juga mengatakan bahwa KKSS bukanlah organisasi politik, melainkan organisasi sosial.

“Kami akan tindak apabila ada warga KKSS yang membawa nama KKSS kedalam politik. Silahkan berpolitik secara individu, jangan bawa organisasi nama KKSS,” ujar Nurin Tompo.

Untuk diketahui, dalam acara pengukuhan pengurus BPW KKSS Sultra turut hadir sejumlah bakal calon Gubernur Sultra yaitu, Rusda Mahmud – Sjafei Kahar, Ali Mazi, Asrun, Hugua, dan Abdul Rahman Farisi.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •