Sidang Kematian Bripda M faturahman, Ahli Hukum: Tidak Dibenarkan Senior Aniaya Junior

oleh -64 views
Sidang lanjutan kematian bripda M Faturrahman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Dalam hukum pidana tidak dibenarkan dalam sebuah institusi ada tradisi senior menganiaya junior. Apalagi, menyebabkan rasa sakit pada korban yang dianiaya.

Demikian dikatakan saksi ahli Dr. Oheo K. Haris, dosen dari Fakultas Hukum Universitas Haluoleo (UHO) saat memberikan keterangannya di Pengadilan Negeri Kendari, Senin (10/12).

Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli pada kasus dugaan penganiyaan berujung meninggalnya Bripda M Faturrahman yang diduga dilakukan dua seniornya, Bripda Zulfikar dan Bripda Fislan.

Baca Juga : Sidang Kematian Bripda M Faturrahman, Lima Saksi Akui Korban Dipukuli Dua Seniornya

Di persidangan tersebut ketua majelis hakim I Ketut Pancaria meminta pandangan hukum Oheo secara umum. Tanpa harus spesifik menyinggung dua oknum polisi tersebut yang kini berstatus terdakwa.

“Kami meminta pendapat saksi ahli sebagai ahli hukum pidana. Saksi cukup secara umum saja menjelaskan bagaimana hukum pidana penganiayaan. Penjelasan saksi ahli sebagai bahan pertimbangan kami memutuskan perkara ini nantinya,” kata hakim ketua I Ketut Pancaria.

Atas permintaan majelis hakim, Ohoe sebagai akademisi hukum pidana menjelaskan, jika seseorang terbukti melakukan tindak pidana maka harus dimintai pertanggungjawaban pidana.

“Seseorang akan dipertanggungjawab pidanakan atas tindakan-tindakan tersebut apabila tindakan tersebut bersifat melawan hukum,” jelasnya.

Sedangkan pasal yang dikenakan pada tindak pidana penganiayaan menyebabkan hilangnya nyawa orang seperti pasal 170 dan pasal 351 KUHP. Ohoe mengatakan, sah-sah saja jaksa dakwakan pasal pada terdakwa.

“Jaksa boleh saja mengenakan pasal pada terdakwa terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan terdakwa,” ucap Ohoe mengemukakan pendapatnya.

Namun dia mengatakan, terbukti atau tidaknya perbuatan terdakwa pada salah satu pasal didakwakan jaksa. Itu semuanya kembali pada putusan akhir majelis hakim.

Laporan : Jayusman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •