SMSI dan Plt Wali Kota Kendari Siap Bersinergi

0
31
Pengurus dan anggota SMSI Sultra saat bersilaturahim dengan PLt Wali Kota Kendari, Sulkarnain di rumah jabatannya. Foto : Dok SMSI

ANOATIMES.ID, KENDARI – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sutra), Minggu (2/12) melakukan silaturahim ke Plt Wali Kota Kendari, Sulkanain, di rumah jabatan Wakil Wali Kota Kendari. Dalam silaturahim tersebut membahas beberapa persoalan yang ada di Kota Kendari, termasuk dalam sisi keterbukaan informasi publik.

Ketua SMSI Sultra, Gugus Suryaman terlebih dahulu memperkenalkan organisasi SMSI yang beranggotakan para pimpinan media daring (online) se-Sultra. Saat ini, kata Gugus Suryaman, media daring yang sudah tergabung ke dalam SMSI sudah berjumlah 16 perusahaan, dan masih ada lagi beberapa perusahan media daring yang hendak mendaftarkan diri masuk menjadi bagian dari SMSI.

“SMSI sebagai organisasi, menjadi wadah bagi media situs berita (siber) yang ingin beroperasi secara profesional sesuai ketentuan UU Pers, kode etik jurnalistik, serta mematuhi koridor Dewan Pers,” kata Gugur Suryaman.

Lanjut, Gugus Suryaman tersebut menambahkan bahwa kehadiran SMSI di Sultra juga akan turut andil dalam membangun Sultra, tekhusus Kota Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sultra.

“Kami bersedia bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan pembangunan daerah, tentu dengan cara dan perspektif kami sebagai media,” kata Pemimpin Redaksi Sultrakini.com ini.

Sementara itu, Plt Wali Kota Kendari, Sulkarnain mengapresiasi keberadaan SMSI di Sultra, terlebih lagi SMSI beranggotakan para pimpinan media daring. Menurutnya, di masa depan, media online akan berjaya sesuai kemajuan teknologi. Sebab, kata dia, kecenderungan publik yang melek teknologi telah memanfaatkan jaringan internet sebagai sarana interaksi dalam berbagai hal, termasuk mengakses berita. Walau dengan kebebasan saat ini juga berpengaruh pada tumbuhnya media abal-abal, Sulkarnain menilai tidak akan bertahan lama.

“Media merupakan mitra bagi pemerintah. Kritik yang disampaikan media merupakan bentuk perhatian terhadap kinerja dan upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Pejabat publik yang antikritik tidak dibutuhkan masyarakat dalam membangun bangsa.

Apalagi sebagai pejabat publik, dirinya harus senantiasa terbuka dan menerima setiap sorotan dari berbagai pihak yang disampaikan melalui media. Begitu pun kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), mesti disampaikan kepada publik secara terbuka. Sehingga masyarakat tahu apa yang dikerjakan pemerintah daerah,” katanya.

“Sekarang ini kita mewajibkan setiap OPD di Kota Kendari untuk menyampaikan hasil kinerjanya secara rutin kepada publik melalui media massa. Supaya menjadi evaluasi bersama untuk mewujudkan daerah yang lebih baik. Nanti teman-teman wartawan akan dicari para kepala dinas, bukan lagi mereka yang dicari-cari,” terang Sulkarnain saat menerima rombongan SMSI,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris SMSI Sultra, Suparman menjelaskan, organisasi perusahaan media Siber ini juga membuka ruang interaksi bagi tokoh publik untuk menyampaikan gagasan maupun kinerjanya kepada publik, melalui agenda Ngopi (Ngobrol Penting) yang diselenggarakan secara rutin di sekretariat SMSI Sultra.

“Anggota SMSI adalah para pemangku kebijakan di medianya masing-masing. Jadi, mereka menentukan ke arah mana opini publik dibentuk. Pengurus berupaya meningkatkan profesionalitas pengelola medianya, juga meningkatkan kapasitas wartawannya,” ucap wartawan LKBN Antara ini.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here