Soal Posisi Wawali Kendari, Begini Komentar PKS

oleh
Bendera PKS. sumber Foto : Republika.co.id

ANOATIMES.ID, KENDARI – Berbeda dengan dua partai koalisinya yakni PAN dan PKB yang sudah lebih dulu mengusulkan dua nama sebagai calon kandidat Wakil Wali (Wawali) Kota Kendari, yaitu PAN mengusulkan Siska, dan PKB mengusulkan Rahman Tawulo. Hingga saat ini PKS masih belum menelorkan nama yang bakal di usulkan menjadi calon kandidat Wawali.

Sekretaris PKS Kota Kendari, Riki Fajar buka suara mengenai hal itu, kata dia saat ini PKS masih menjalankan aturan yang ada di internal partai. “Alasan kenapa baru sekarang, itu karena ada peraturan internal partai yang harus kita jalankan,” kata Riki Fajar, Selasa lalu, (30/4/2019) kemarin.

Menurut Riki Fajar, PKS terlebih dahulu akan membentuk panitia yang nantinya akan membuka penjaringan calon kandidat wawali. Siapa saja boleh mendaftarkan diri, tidak menuntut harus kader PKS. Namun pembentukan panitia itu setelah proses pemilu selesai.

“Kita buka seluas – luasnya. Bagi putra – putri terbaik Kota Kendari. Bisa dari luar partai,” ujarnya.

Lanjut, Riki Fajar menjelaskan kriteria menjadi calon kandidat wawali tidak muluk – muluk bagi PKS, yang terpenting bisa menjalankan visi – misi yang sudah disusun Adriatama Dwi Putra (ADP) – Sulkarnain (Sul) pada saat berkampanye di waktu Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari lalu.

“Sepanjang dia memenuhi kualifikasi, mau membangun kota, kita buka. Mahar tidak ada,” tuturnya.

Lebih lanjut, bila mana ada kader partai lain semisal PAN dan PKB yang ingin mendaftarkan diri di PKS untuk maju sebagai calon kandidat wawali, PKS tetap membuka diri.

“Partai lain juga bisa mendaftar ke PKS untuk dapat diusulkan melalui PKS,” ungkapnya.

Untuk diketahui, mekanisme dalam pengusulan nama calon wawali harus melalui partai koalisi yang kemudian diusulkan ke Wali Kota Kendari, dan selanjutnya Wali Kota mengusulkan ke DPRD Kota Kendari.

Laporan : Awi