Soal PT GMS, Bupati Konsel Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu Hoaks

oleh -67 views
Suasana pertemuan antara Bupati Konsel, Surunuddin Dangga dengan masyarakat Kecamatan Laonti. Foto : istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KONSEL – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Surunuddin Dangga mengimbau kepada masyarakat Konsel khususnya masyarakat yang berada sekitar IUP PT Gerbang Multi Sukses (GMS) di Kecamatan Laonti di empat desa yakni Desa Sangi-sangi, Desa Ulusawa, Desa Lawisata, dan Desa Tue-tue agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu hoaks (bohong) oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

“Segala informasi yang ada harus di analisa dulu, jangan diterima begitu saja. Jangan sampai ada boncengan-boncengan atau kepentingan yang dapat merugikan warga,” ujar Surunuddin Dangga saat berkunjung ke Kecamatan Laonti beberapa saat lalu.

Menurut Surunuddin Dangga, masyarakat harus lebih jelih dan teliti dalam menyaring isu-isu, sebab dikalangan masyarakat sangat mudah terjadi perpecahan yang disebabkan oleh oknum yang memiliki kepentingan tertentu.

“Saya lihat ini sudah ada kepentingan. Hati hati juga warga, jangan sampai dapat nol,” katanya.

Lebih lanjut, menurut Surunuddin Dangga, apa yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah tentu legal. Sehingga suatu investisasi dan masyakat tempat investasi tersebut berada harus berjalan berbarengan dan berjalan seperti biasa.

“Demi kenyamanan dan kepastian kepada mereka, kita akan memediasi dan mencari solusi agar tidak ada yang dirugikan baik pihak perusahaan atau masyrakat,” tuturnya.

“Secara legalitas menurut saya pemerintah keluarkan itu sah,” singkatnya.

Ditempat yang sama, seorang masyarakat, Nakman meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati konsel agar persoala ini harus segera diselesaikan sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Demi terciptanya kenyamanan dan keamanan masyarakat, maka pemerintah harus segera menyelesaikan. Meski sebenarnya hanya ada beberapa kelompok yang kontra dengan perusahaan, namun hampir 90 persen masyarakat diempat desa ini sangat mendukung perusahaan,” tutur Nakman.

“Menurut kami, dengan masuknya perusahaan tambang di daerah kami, akan membuka lapangan pekerjaan. Apa lagi kita sudah membuat MoU antara perusahaan dan masyarakat,” tutupnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •