Soal Revitalisasi Situs Benteng Liya, Begini Penjelasan PTL CV Sama Makmur

oleh -6 views
Benteng Liya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, WAKATOBI – Proyek Revitalisasi Situs Benteng Liya yang sempat menjadi polemik dimasyarakat, ternyata telah memiliki Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI).

Pelaksana Tekhnis Lapangan CV Sama Makmur,
La ode Hamsadin mengungkapkan, laporan dari sekelompok orang atas dugaan pengrusakan,  telah dilakukan Contrac Change Order (CCO) kepada PPK dalam hal ini Balai Perlindungan Cagar Budaya (BPCB) Makassar dilanjutkan dengan klarifikasi laporan tersebut.

“Untuk item yang dimaksud pada laporan itu, kami lansung melakukan CCO ke PPK dalam hal ini PPK BPCB Makkasar, bahwa kami ada larangan dari masyarakat, sehingga kegiatan atau item yang dimaksudkan atas laporan tersebut kami hilangkan, adapun itu yang lain itu atas inisiatif perorangan diluar dari item kegiatan kami,” ungkap La Ode Hamsadin, Pelaksana Tekhnis Lapangan CV. Sama Makmur.

Begitupula dengan laporan lainya mengenai dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), La Ode Hamsadin menerangkan, telah ada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kementrian terkait, yakni adanya temuan kelebihan pembayaran selain kekurangan volume pekerjaan dan/atau barang dengan kode pemeriksaan 1.01 04 pada tanggal 21-25 April 2019 kemarin.

Selain itu, ditemukan pula adanya kekurangan volume dan/atau barang dengan kode pemeriksaan 1.01.03 yang dipimpin oleh Muhammad Basri, berserta dua anggota tim audit lainya Fachri Noekman dan Handoyo Priyadi dan direviev pengendali tekhnis BPK RI Yakub Ishak.

“Sehingga inspektorat merekomendasikan kepada PPK agar melakukan teguran secara tertulis kepada CV. Tatalink Konsultan selaku konsultan perencana karena lalai dalam melaksanakan tugasnya” terang La Ode Hamsadin.

La Ode Hamsadin juga menyampaikan, telah mengembalikan kepada keuangan negara sebesar Rp. 33.672.956.00 (tiga puluh tiga juta enam ratus tujuh puluh dua sembilan ratus lima puluh enam rupiah) akibat kurang cermat dalam pengukuran volume pekerjaan.

Oleh sebab itu, pada pekerjaan Revitalisasi Benteng Liya baik dugaan tipikor dan pengrusakan berdasarkan laporan sekelompok orang telah diselesaikan bersasarkan mekanisme dari hasil Audit pihak Inspektorat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Laporan : Syaiful

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •