Soal UKT, Rektor: Tiap Tahun Saya Selalu Sampaikan Isi Data yang Benar Saat Mendaftar

oleh
Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun saat menjelaskan persoalan UKT ke mahassiwa Fakultas Teknik yang memprotes UKT agar diturunkan. Foto : Awi / anoatimes.id

ANOATIMES.ID, KENDARI – Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, hampir setiap tahunnya selalu diprotes oleh mahasiswa. Terbaru, protes datang dari Mahasiswa Fakultas Teknik dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Rektorat UHO. Tuntutan massa aksi ialah meminta UKT diturunkan.

Selang beberapa waktu berunjukrasa, Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun menemui massa aksi di Gedung Auditorium UHO. Prof Zamrun menjelaskan pemberlakuan nilai UKT berdasarkan dari yang diisi oleh mahasiswa ketika mendaftar masuk ke UHO.

“Ini tiap tahun dipersoalkan, dan saya tiap tahun juga sudah sampaikan bahwa pemberlakuan UKT itu berdasarkan data yang diisi oleh mahasiswa ketika mendaftar,” kata Prof Muhammad Zamrun, Kamis (16/5/2019).

Tidak hanya itu, Prof Zamrun mengaku selalu memberitahukan kepada mahasiswa agar dalam mengisi data harus sesuai dengan fakta, jangan memanipulasi data. Sehingga ketika diberlakukan UKT timbullah persoalan yang mengakatan UKT terlalu tinggi.

“Sejak 2017 saya sudah sampaikan jangan salah isi data. Yang men jadi patokan kita data pada saat mendaftar,” tegasnya.

Prof Zamrun mengatakan dirinya tetap memiliki kebijakan terhadap para mahasiswa yang memang tidak sanggup dalam membayar UKT. “Jika tidak mampu bersurat ke saya. Misalya bagi mahasiswa yang orang tuanya sudah meninggal, bersura ke saya dan sertakan keterangan kematian, kita pasti carikan jalan,” ungkapnya.

Laporan : Awi