Sudah Beroperasi, Ternyata Taksi Online Belum Kantongi Izin Operasi dari Pemprov Sultra

oleh -11 views
Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) memang membuka keran kepada setiap pengusaha untuk berinvestasi di Sultra. Namun, tentu ada syarat dan ketentuan yang wajib diikuti dan dipatuhi oleh para pengusaha, seperti halnya dalam bidang perizinan.

Seperti yang terjadi saat ini di Ibu Kota Provinsi Sultra, Kota Kendari. Taksi Berbasis Online kini tengah menjadi kendaraan primadona bagi masyarakat Kota Kendari, selain murah, Taksi Online juga mudah di pesan.

Namun, di balik itu rupanya Taksi Online sampai saat ini belum memiliki izin operasi dari Pemprov Sultra melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra.

Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi mengatakan terkait Grab Taxi atau online Taxi Online lainnya kita mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) yang telah diterbitkan pada tahun 2017.

Grab sebagai perusahaan aplikasi sudah bisa beroperasi di Sultra dan telah mendapat izin dari Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo).

“Tapi untuk dapat mengoperasikan mobil taxi yang disebut sebagai angkutan sewa khusus tersebut maka perlu mendapat izin operasi dari Gubernur Sultra yang dilaksanakan oleh Dishub Sultra,” ujar Teguh via WhatsApp pribadinya, Senin (19/3).

Lebih lanjut ,Teguh menjelaskan ada beberapa syarat agar mobil taxi sewa khusus ini mendapat izin, tergantung wadah taxinya, bisa koperasi, bisa badan usaha dan bisa juga perusahaan taxi konvensional yang direkrut oleh Grab. Wadah ini biasa disebut vendor yang harus mendapat izin operasi dari Gubernur.

“Sampai saat ini Dishub belum pernah menerbitkan izin operasi angkutan sewa khusus (Taxi Online). Hal ini karena belum ada yang memenuhi semua persyaratan yang diatur dalam Kemenhub 108 tahun 2017 tentang angkutan tidak dalam trayek,” tuturnya.

“Saya akan perintahkan Dishub Sultra untuk check dan tindak sesuai regulasi,” Tegas Teguh.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •