Sulkarnain: Bukan Banjir Tapi Luapan Air

oleh -85 views
Luapan air yang terjadi di Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, pada Rabu (21/2/2018) lalau, usai Kendari di guyur hujan beberapa jam. Foto : Awi / anoatimes,id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Beberapa saat lalu, beberapa wilayah Kota Kendari terendam air, salah satunya di Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga. Kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi, namun sudah terjadi beberapa tahun sebelumnya di kala hujan mengguyur Ibu Kota Provinsi Sultra ini.

Tentu ini merupakan, pekerjaan rumah bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra dan Sulkarnain untuk dapat menuntaskan persoalan yang kerap menghantui warga di kala hujan turun.

Sulkarnain yang ditemui pada kegiatan Lounching Gerakan Berhaji Sejak Dini yang dilaksanakan Bank Muamalat di SD/SMP Al-Qalam, Jumat (23/2/2018) mengatakan yang terjadi di beberapa wailayah tersebut bukanlah banjir melainkan luapan air yang diakibatkan hujan yang terus mengguyur dan drainase yang kurang baik.

“Itu bukan banjir, itu luapan air dari drainase yang tidak ini (kurang baik), kalau banjir itukan semeter dan kan cuma sekian menit hilangkan,” ujar Sulkarnain.

Sulkarnain menjelaskan pemerintah tidak tinggal diam dengan persoalan ini, pemerintah sudah memprogramkan persoalan ini pada APBD 2018, hanya saja masih membutuhkan waktu sebab harus melalui proses administrasi oleh Dinas Tehnis.

“Tentu kita berupaya dan ini sudah masuk ke program 2018, untuk beberapa wilayah yang memang sering terjadi genangan seperti ini akan kita benahi, sudah masuk dalam APBD 2018, cumankan ini baru awal tahun, ada proses administrasi yang harus dilewati taman-teman tehnis, kan pengelolaan ini harus sesuai dengan aturan yang berlaku, kalau tidak beresiko juga, kita juga kan lihat beberapa kepala daerah tertangkap dan sebagainya,” katanya.

“Kita ini sebenarnya ingin cepat, tapi karena kendala administrasi,” tuturnya.

Orang nomor dua di Pemerintahan Kota Kendari ini, menegaskan dirinya dan Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra serius membenahi persoalan ini. Pemerintah akan memaksimalkan, dan secepatnya persoalan ini akan dituntaskan.

“Insya ALlah akan kami maksimalkan, hanya saja kita masuk di akhir tahun pelantikan, jadi kita belum bisa. Insya Alaah secepatnya kita akan tuntaskan,” janjinya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •