Supir Taxi Kembali Mogok Jalan, ini Penjelasan Dishub Soal izin Grab di Sultra

oleh -81 views
Demo Supir Taxi Konvesional menolak kehadira Grab di Kendari
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Ratusan sopir Taxi konovesional kembali menggelar aksi penolakan terhadap kehadiran taxi online (GraB) di Kendari.

Ketua Forum Solidaritas Sopir Mobil Angkutan (FORSSMA), La Bili dalam orasinya menyatakan menolak kehadiran Grab di Bumi Anoa.

“Kami tegaskan bahwa Forssma menolak kehadiram Grab di Kota Kendari,” kicaunya saat menuju Gedung DPRD Sultra, Rabu (29/11/2017).

Baca Juga : STIK Avicenna Usul Pembentukan Empat Fakultas Baru

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (DishuB) Sultra, Hado Hasinya mengatakan keberadaan Grab di Sultra itu wajar-wajar saja, sebab sebagai perusahaan penyedia aplikasi sudah memiliki izin langsung dari Kementrian Perhubungan (KemenhuB) langsung.

Lanjut dia, yang menjadi masalah adalah jika Grab menjadi penyelenggara angkutan umum, dalam hal ini beroperasi tanpa izin dari pemerintah provinsi Sultra.

“Harus ada badan usaha yang dibawa minimal 5 orang pengguna aplikasi Grab tersebut untuk mengusulkan izin operasi ke pemerintah provinsi Sultra,” kata Hado saat ditemui di gedung DPRD Sultra.

Supir Taxi di Kendari mogok karena kehadiran Taxi Online Grab

Badan usaha atau vendor tersebut bisa direkrtur oleh Grab dan beroperasi jika ada izin dari Pemprov Sultra jika tidak ada belum bisa beroperasi.

Hado menegaskan, Grab atau taxi online manapun bisa saja merekrut driver tetapi tidak jika tidak memiliki vendor atau badan usaha maka dilarang untuk beroperasi.

Soal fakta dilapangan masih ada yang beroperasi tanpa izin, Hado akan menyampaikan ke Dirlantas Sultra untuk ditegasi.

“Jika masih ada yang beroperasi tanpa izin laporkan sajaj, supaya kita sampaikan ke Dirlantas agar mereka yang beroperasi tanpa izin ini dilaporkan, tetapi Grabnya tidak bisa dihalangi ” Jelas Hado.

“Intinya belum ada vendor yang kita berikan izin sampai saat ini. Jadi jangan dulu beroperasi,” tukas Hado.

Laporan : Rahmat R

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •