Termakan Janji Manis, Gadis Asal Konawe Batal Menikah

oleh -58 views
Kekasih Bunga, EFF. Foto : Instagram EFF
  • 65
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    65
    Shares

ANOATIMES.ID, KONAWE – Sebut saja Bunga (27), Gadis asal Kabupaten Konawe, SUlawesi Tenggara (Sultra), Bunga harus menelan janji manis dari seorang lelaki EFF yang berjanji akan menikahi dirinya di tahun 2016 lalu, namun hingga saat ini, janji manis EFF tidak terlaksana.

Kepada anoatimes.id, Bungan menceritakan EFF sebelumnya telah berkunjung ke kediaman Bunga dan membicarakan prosesi pernikahan mereka, namun hingga saat ini EFF tidak menepati janjinya.

Janji manis EFF pun berdampak pada dirin Bunga, Bungan terpaksa tidak dapat pulang ke kampung halamannya dikarenakan dirinya malu akan pengalaman pahit yang ia terima dari EFF.

Baca Juga : Supir Taxi Kembali Mogok Jalan, ini Penjelasan Dishub Soal izin Grab di Sultra

“Saya merasa malu untuk pulang kampung, semua warga kampung sudah tahu kalau saya dan EFF akan melangsungkan pernikahan namun batal terjadi,” ujar Bunga dengan mata berkaca-kaca.

Bunga yang tidak dapat menahan sara kecewanya terhadap EFF, membuat Bunga mencoba melaporkan kekasihnya ke Kantor POlisi, sayangnya niatan Bunga untuk mempolisikan kekasihnya tidak berjalan mulus sebab pihak kepolisian tidak dapat menindak lanjuti laporan Bunga dikarenakan tidak ada bukti.

“Saya melapor ke Polsek, tapi tidak ada respon, terakhir polisi bilang bahwa masalah ini tidak bisa dilanjutkan, karena buktinya tidak ada, tapi saya memiliki bukti yang ditanda tangani EFF bahwa dia akan menikahi saya, dan itu bermaterei, saya tidak tau kenapa Polisi tidak bisa lanjutkan,” jelas Bunga.

Bunga merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa sebab segala cara yang ia tempuh tidak membuahkan hasil. Sebelumnya persoalan Bunga dan EFF dibawa ke persoalan adat, dimana berdasarkan adat di daerah Konawe, EFF di berikan sanksi peohala dimana EFF harus membayar denda adat terhadap Bunga.

“Dia (EFF, red), bilang batal mau menikah, jadi dia Dipeohala (Denda secara adat), tapi itu uang adat sampai sekarang dia juga tidak pernah antar, jangan dia permainkan adatnya sendiri atau adat tolaki karna Puutobu sudah menyebutkan harinya jangan lewat 1 minggu mala tidak dilaksanakan,” ungkap Bunga.

Yang bisa dilakukan BUnga saat ini ialah hanya berharap kepada EFF agar dapat mengembalikan nama baik BUnga di kampung halamannya.

“Sekarang kalau untuk menikah saya sudah tidak mau lagi, dia harus bawa adat supaya nama saya bisa kembali bagus di kampung,” terang dia.

“Saat ini bukan cuma dikampung saja saya tidak berani pulang kasian, tapi kerja pun saya berhenti karna semua teman telah tau kalau saya ini akan segera menikah,” tukasnya
dengan nada sedih.

Laporan : Rahmat R

  •  
    65
    Shares
  • 65
  •  
  •  
  •  
  •  
  •