Tiga Terduga Pembunuh Remaja di Baubau Diringkus, Satu di Dor Polisi

oleh -188 views
Dua dari tiga terduga pembunuh remaja 13 tahun di Kota Baubau berhasil diamankan aparat gabungan Polres Baubau dan Polrea Buton. Foto : Istimewa

ANOATIMES.ID, BAUBAU – Aparat gabungan TNI-Polri khususnya Kodim 1413 Buton dan Polres Baubau serta Polres Buton behasil meringkus tiga pemuda terduga pembunuh sadis remaja 13 tahun di Kota Baubau.

Remaja yang menjadi korban diketahui merupakan warga Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, berinisial MR. MR masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) salah satu sekolah di Kota Baubau. Korban ditemukan dipinggir jalan dengan bersimbah darah akibat mengalami luka sobek dibagian leher karena terkena senjata tajam (sajam) pada Jumat (30/3) sekitar pukuk 02.00 Wita dinihari.

Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam mengatakan ke tiga terduga pelaku masing-masing AM, AD, dan YW. Mulanya aparat gabungan berhasil meringkus AM di Kota Baubau, dari pengakuan AM, kemudian dilakukan penangkapan terhadap dua lainnya AD dan YW di daerah Buton.

“AM berperan sebagai otaknya, AD sebagai eksekutor dan YW bertugas mengendarai motor yang digunakan ke tiga terduga pelaku. AD kita lumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas saat ditangkap,” ujar AKBP Daniel Widya Mucharam di dampingi Kapolres Buton AKBP Andi Herman, dan Dandim 1413 Buton Letkol Infantri Davy Darma Putra, pada konfrensi pers, Minggu (1/4) malam.

AKBP Daniel mengungkapkan dari hasil pemeriksaan awal, ke tiga terduga pelaku mengakui perbuatannya dengan motif balas dendam terhadap korban (MR, red).

“Dari hasil pemeriksaan awal motifnya balas dendam, tapi akan kita dalami. Karena motif balas dendam yang dimaksud ini suatu cerita panjang dari sejarah tempat dimana tersangka kemudian korban berada. Jadi sebetulnya ini adalah suatu motif yang tidak bisa diterima. Tapi hasil awal adalah balas dendam,” ungkapnya.

Usai diringkus, ke tiga pelaku lansung di bawa ke Kendari untuk proses lebih lanjut. Ke tiganya diancam pasal 351 tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.

Laporan : Awi