Tim Investigasi: Karya Ilmiah Dr Muhammad Zamrun Tak Masuk Plagiasi

oleh -60 views
Tim Investigasi saat memberikan keterangan pers terkait dugaan plagiasi yang dialamatkan kepada Dr Muhammad Zamrun (Rektor UHO). Tim berkesimpulan Dr Muhammad Zamrun tidak melakukan Plagiasi. Foto : Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Dugaan plagiasi yang ditudingkan kepada Dr Muhammad Zamrun (Rektor UHO) periode 2017-2021 dinilai tidak terbukti oleh Kementrian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek). Karena tidak terbukti melakukan plagiasi, Menristek Prof H Mohammad Nasir melantik Dr Muhammad Zamrun sebagai Rektor UHO periode 2017-2021.

Tidak terbuktinya plagiasi seperti yang dialamatkan pada Dr Muhammad Zamrun berdasarkan hasil investigasi sembilan orang yang tergabung dalam satu tim investigasi yang dibentuk Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti).

Tim investigasi tersebut beranggotakan Prof Dr Jhon Hendri, Prof Eko Hadi Sudjiono, Prof Dr Adang Suwandi, Prof Dr Terry Mart, Ulfiandri SH MH, Herman Susanto SSos MM, Megistra SH, Akbar Agam Parmato SH, dan M Irhash Aliya SH.

Berdasakan rilis media yang diterima redaksi anoatimes.id, Selasa (18/7/2017) artikel yang ditudingkan telah diplagiasi oleh Dr Muhammad Zamrun ialah:

1) Microwaves Enhanced Sintering Mecanism in Alumina Ceramic Sintering Experiments. 2016. Contempory Engineering Sciense. Vol 9. NO 5. 237-247 hikari ltd.

2) 2,45 GHz Microwaves Draying of Cocoa Bean. 2016. ARPN Journal of Enginering and Apllied Sciense. Vol 11. No 19/ISSN 1819-6608. Asian Research Publising Network (ARPN).

3) Role of Triple Phonons Exticitations in Large Angle Quasi-Elastic Scatering of Very Heavy Mass System. International Journal of Modern Physics Vol 25. No 8.

Berikut kesimpulan hasil tim investigasi berdasarkan rilis media yang diterima redaksi anoatimes.id :

1) Fakta : Terdapat kesamaan pada bagian kesimpulan dan pendahuluan dalam struktur kalimat artikel no 1

Analisa : Berdasarkan hasil penelitian dengan metode yang sama dengan artikel yang diduga diplagiasi. Kesamaan tersebut bersifat umum yang tertulis pada bagian kesimpulan yang disusun berdasarkan hasil dan analisis data penelitian secara substansi artikel berbeda, tetapi artikel-artikel yang relevan dari penulis atau editor dengan tema yang sama dengan yang di duga diplagiasi terdapat pada sitasi dan daftar pustaka yaitu referensi.

2) Fakta : Fakta terdapat kesamaan pada bagian pendahuluan pada paragraf pertama dan kedua artikel no 2.

Analisa : Artikel ditulis berdasarkan hasil penulisan dengan menggunakan metode yang sama dengan artikel yang di duga diplagiasi, paragraf yang sama berisi tentang informasi umum karena artikel penelitian tersebut artikel yang di duga diplagiasi dicantumkan pada sitasi dan daftar pustaka.

3) Fakta : Terdapat kesamaan satu kalimat pada bagian abstraks kesamaan formulasi persamaan

Analisa : Artikel yang di duga hasil plagiasi adalah karya mandiri yang merupakan kelanjutan riset dari karya bersama pada tahun 2008 yang di duga diplagiasi.

Dari hasil investigasi tersebut pada tanggal 14 Juli 2017, tim investigasi dugaan plagiasi karya ilmiah melaksanakan rapat pertemuan yang menghasilkan kesimpulan akhir yaitu berdasarkan fakta yang ditemukan dan analisis yang dilakukan, tim berkesimpulan bahwa isi ketiga artikel Dr Muhammad Zamrun tidak termasuk kategori tindak plagiasi.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •