Tipikor Polda Sultra Dalami Kasus Ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa

oleh -0 views
Kasubdit Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa di Desa Tumburano, Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang tidak wajar mengundang tanya besar dari masyarakat bahkan DPRD Kabupaten Konkep.

Satu per satu kejanggalan dalam pembangunan Pelabuhan Nipa-nipa terungkap saat hearing di Kantor DPRD Kabupaten Konkep yang dihadiri oleh Dinas Perhubungan, Dinas PU, Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas dan Kontraktor PT Roda Indah Perkasa (RIP) beberapa waktu lalu.

Berikut kejanggalan dalam pembangunan Pelabuhan Nipa-nipa :

  1. Tiang bangunan dicor di darat
  2. Tinggi Pelabuhan dari permukaan air di kurangi hingga 1 meter
  3. Konsultan pengawas tidak bekerja secara profesional.
  4. Desain awal dari Konsultan Perencana dirubah oleh Kontraktor.

Hasil hearing tersebut, DPRD lalu menggelar rapat internal hingga akhirnya membawa persoalan tersebut ke Polda Sultra.

Kasubdit Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh membenarkan bahwa saat ini Polda Sultra melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tengah mendalami kasus ambruknya pelabuhan yang telah menelan anggaran Rp 3,4 miliar.

“Saat ini masih di dalami,” ujar Kompol Dolfi Kumaseh saat ditemui diruang kerjanya, Senin (26/3) kemarin.

Kompol Dolfi menambahkan Tipikor Polda Sultra juga sudah melakukan peninjauan ke lokasi ambruknya Pelabuhan Nipa-nipa.

“Berdasarkan laporan yang masuk, lalu ditindak lanjuti dengan mengecek lokasi,” tambahnya.

Untuk diketahui Pelabuhan Nipa-nipa dikerjakan oleh Kontraktor PT Roda Indah Perkasa (RIP) pada Juli 2017 dan tuntas pada September 2017. Namun sayangnya dalam masa pemeliharaan Pelabuhan Nipa-nipa ambruk pada, Senin (19/2/2018) lalu.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •