UHO Berkabung, Rektor Imbau Laksanakan Sholat Ghaib

oleh -224 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) berkabung, dua mahasiswanya yakni Randi (mahasiswa Fakultas Perikanan) dan Muhammad Yusuf Kardawi (Fakultas Tekhnik) meninggal dunia usai bentrok dengan pihak kepolisian di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (26/9/2019) kemarin.

Randi mengalami luka dibagian dada kanannya, di duga terkena tembakan. Randi meninggal dunia, Kamis sore hari saat dilarikan ke Rumah Sakit TNI AD, dr Ismoyo, Kamis (26/9/2019) kemarin.

Sementara itu, di Rumah Sakit Bahtramas, Muhammad Yusuf Kardawi yang mengalami luka serius pada kepalanya juga meregang nyawa, Jumat (27/9/2019) pukul 04.05 Wita di ruang ICU RS Bahtramas.

Jenazah keduanya pun dibawa kembali ke kampung halaman masing – masing, diiringi Isak tangis keluarga dan para sahabat ke dua korban.

Atas tragedi tersebut, Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun mengimbau kepada seluruh civitas akademika dan mahasiswa UHO untuk melaksanakan sholat ghaib.

“Untuk itu, semua masjid dalam kampus dan masjid dalam kompleks perumahan UHO yang melaksanakan sholat jumat agar secara berjamaah melaksanakan sholat ghaib setelah pelaksanaan sholat jumat,” imbau Prof Zamrun, Jumat (26/9/2019) saat dihubungi anoatimes id.

Lanjut, Prof Zamrun mengatakan akan mengawal penyidikan meninggalnya dua mahasiswanya dan berkordinasi dengan pihak berwenang.

“Kita akan update info secara berkala dengan tetap berkoordinasi dengan berbagai pihak,” tuturnya.

Prof Zamrun juga menambahkan UHO akan menanggung biaya pemakaman ke dua korban.

“Kita minta agar seluruh mahasiswa dan masyarakat agar tetap tenang. Mari kita berdoa memohon kepada Allah SWT untuk keselamatan dan ridho untuk UHO, Sulawesi Tenggara dan NKRI,” tutupnya.

Untuk diketahui, Randi dan Muhammad Yusuf bersama ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Kendari, menggelar unjuk rasa untuk menolak RUU KPK dan RUU KUHP di depan Gedung DPRD Provinsi Sultra.

 

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •