Ungkap Pelaku Penembak Mahasiswa, Belasan Polisi dan Senjatanya Diamankan

oleh -227 views
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo tengah berdiri diatas mobil dan menjelaskan perkembangan kasus kematian dua mahasiswa UHO berdasarkan pengawasan Ombudsman, Foto : Jumdin / anoatimes.id
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Setelah mendapat desakan dari berbagai pihak, Polri terus bekerja mengungkap siapa pelaku penembak mahasiswa saat terjadi bentrok anatra Polsisi dan mahasiswa di Kendari.

Diketahui, dalam aksi menolak RUU KPK dan RUU KUHP di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), ada dua mahasiswa yang meninggal dunia. Saru diantaranya meninggal akibat tertembak di bagian dada.

Senin, (30/9/2019), mahasiswa kembali turun ke jalan menyuarakan pengusutan terhadap pelaku yang telah menewaskan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO). Mahasiwapun bertandang ke Kantor Ombudsman Perwakilan Sultra.

Di sana, mahasiswa ditemui kepala Ombudsman, Mastri Susilo. Mastri mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada tim yang dibetuk oleh ombudsman. Tim tersebut betugas mengawal pengusutan kasus kematian dua mahasiswa UHO yaitu Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi.

“Sudah ada tim yanf dibentuk dan akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” ujar Mastri kepada mahasiswa.

Menurut Mastri, saat ini Polri sudah mengamankan 13 Oknum Polisi beserta senjatanya. Selain itu, Polri juga telah mengamankan tiga selongsong peluru yang ditemukan saat olah TKP.

“13 senjata api beserta pemilik senjata telah diamankan oleh pihak Polda,” ungkapnya.

“Saat ini Labfor Polri telah membawa 3 selongsong peluru untuk dilakukan uji baliskit,” ungkapnya.

Lanjut Mastri, saat ini Ombudsman masih menunggu hasil uji balistik dari ke tiga selongsong peluru yang ditemukan di TKP.

“Kita akan kawal terus kasus ini dan meminta kepada kepolisian agar memberikan sanksi yang seberat – beratnya kepada pelaku sesuai dengan ketentuan Perundang undangan,” tuturnya.

Laporan : Jumdin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •