Usai Konsumsi Miras, Seorang Pemuda di Baubau Tewas dengan Luka Bekas Sajam

0
636
Aparat kepolisian saat mengamankan TKP usai kejadian penganiayaan terhadap Rudi oleh empat orang yang tidak dikenal, yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Foto : Bid Humas Polda Sultra for anoatimes.id.

ANOATIMES.ID, KENDARI – Rudi (26) warga Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau terbujur kaku di Rumah Sakit Murhum Kota Baubau, Sabtu (28/4) sekitar pukul 02.00 Wita dinihari.

Rudi menjadi korban tindak pidana penganiayaan oleh empat orang lelaki yang tidak dikenal di jembatan tengah, Kota Baubau.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harygoldenhart Santoso membenarkan kejadian tersebut, menurutnya korban pada saat itu hendak pulang ke kamar kosannya dengan melintasi jembatan tengah.

Namun karena dalam keadaan mabuk berat rupanya korban tidak kuat berjalan sendiri, dan pada saat itu juga seorang pemuda, Rian alias Frengki (23) melintas dan bertemu korban, korbanpun meminta untuk diantar ke tempat kosannya di Jalan Kelapa (depan Polres Baubau).

“Tidak lama kemudian muncul sepeda motor melintas dari arah Pasar Karya Nugraha dan motor tersebut masuk ke arah tanggul kanakea, setelah itu motor tersebut keluar kembali dari arah tanggul Kanakea yang ditumpangi oleh 2 orang pemuda sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis parang dan 2 orang pemuda lainnya berjalan kaki membawa balok-balok, kemudian para pelaku melempar Korban dan Rian,” ujar AKBP Harygoldenhart.

Karena kondisi korban yang dalam pengaruh miras, korban tidak sempat melarikan diri, dan menjadi sasaran empat orang tersebut sedangkan Rian berhasil melarikan diri.

“Korban tidak sempat melarikan diri sehingga korban di parangi oleh pelaku dan kemudian pelaku melarikan diri,” tuturnya.

“Korban mengalami luka iris pada bagian pipi kanan, luka robek/terbelah pada kepala bagian atas, dan luka tusuk pada dada sebelah kiri,” ungkapnya.

Akibat luka yang dialami korban dan banyaknya darah yang keluar dari lukanya, korban tidak dapat diselamatkan.

“Setelah kejadian korban kemudian dibawa oleh teman korban, Bahrun alias Bado menuju Rumah Sakit Murhum Baubau dengan menggunakan motor, setelah dilakukan pertolongan awal, korban tidak dapat diselamatkan,” katanya.

Lanjut, polisi dengan dua melati di pundaknya itu menambahkan saat ini Polres Baubau tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini dan mengungkap identitas para pelaku yang belum diketahui.

“Selain itu juga, dilaksanakan patroli rutin di sekitar TKP, untuk menghindari melebarnya persoalan ini,” tambahnya.

Laporan : Awi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here