Viral Postingan Foto TKA Kenakan Ikat Pinggang Berlambang Palu Arit

oleh -30 views
Postingan Akun Bayu Habib
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Sebuah postingan dari seorang warga net dengan nama akun Bayu Habib hebohkan warga net. Dalam postingan tersebut memuat dua foto yang menunjukan seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) tengah bersama seorang tenaga kerja lokal suatu perusahaan yang belum diketahui nama dan lokasi perusahaannya. Dalam foto tersebut nampak pekerja lokal menunjukan ikat pinggang yang tengah dikenakan TKA berlambang palu arit.

Bayu Habibpun memberikan caption dengan kalimat ‘Kawasan Industri morosi ikat pinggangnya mantap ee..lambang komunis mulai berkibar’ dan diberi hastag #TKA. Postingan tersebut lantas direspon oleh salah satu perusahaan di Provinsi Sultra yang banyak memperkerjakan TKA dalam proyek pembangunan Mega Industri di Kabupaten Konawe, PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI).

General Manager PT VDNI, Rusmin Abdul Gani menegaskan bahwa TKA yang berada dalam foto yang diposting akun bernama Bayu Habib bukanlah salah satu karyawan dari PT VDNI. “Itu bukan karyawan kita, dari uniformnya saja sudah ditahu bahwa itu bukan uniform karyawan PT VDNI,” ujar Rusmin Abdul Gani, Sabtu (18/5/2019) saat ditemui dikediamannya di Kendari.

Lanjut, Rusmin Abdul Gani menambahkan bahwa walaupun PT VDNI memperkerjakan TKA, PT VDNI memiliki aturan yang melarang adanya penggunaan atribut Palu Arit. “Karena kami juga cinta NKRI, kami tidak ingin paham – paham komunis PKI masuk kembali ke masyarakat,” tegas Rusmin Ambul Gani.

Rusmin mengaku dengan adanya postingan tersebut membuat citra PT VDNI bisa di cap jelak di masyarakat, untuk itu dirinya meminta pihak – pihak yang memposting postingan tersebut dan yang membagikan postingan tersebut untuk membuktikan anggapan mereka bahwa TKA yang ada di dalam foto tersebut merupakan karyawan dari PT VDNI.

“Terkait akun Bayu Habib kami meminta untuk membuktikan kalau itu (TKA) karyawan kita (PT VDNI),” tuturnya.

“Kami sudah kroc cek ke HRD dan itu itu bukan karyawan kita, dari seragamnya itu bukan seragam PT VDNI, dan kami perkirakn dari luar,” tambahnya.

Untuk itu, kata Rusmin Abdul Gani, dirinya bakal membawa persoalan ini ke ranah hukum. “Dan apabila terbukti kalau ada karyawan yang menggunakan atribut itu, kami akan pecat dan laporkan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.

Laporan : Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •